Museum Al Sirah jadi Salah Satu Destinasi Jemaah Umrah Indonesia Saat ke Tanah Suci

Selain menjalankan rangkaian ibadah umrah, para jemaah juga bisa merasakan pengalaman spiritual melalui kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, salah satunya Museum Al Sirah.

oleh Tim NewsDiterbitkan 24 Oktober 2025, 21:32 WIB
Umat muslim mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (5/8/2019). Saat haji atau umrah, umat muslim akan berputar tujuh kali mengelilingi Kakbah berlawanan arah jarum jam. (AP Photo/Amr Nabil)

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tahunnya, hampir 2 juta jemaah umrah asal Indonesia datang ke Tanah Suci.

Selain menjalankan rangkaian ibadah umrah, para jemaah juga bisa merasakan pengalaman spiritual melalui kunjungan ke tempat-tempat bersejarah yang menjadi saksi perkembangan peradaban Islam.

Salah satu tempat yang kini menjadi favorit kunjungan jemaah umrah adalah Museum Al Sirah yang terletak di sisi belakang Masjid Quba, Madinah.

Museum yang baru diresmikan pada 2024 lalu ini menjadi penanda penting sejarah Hijrah Nabi Muhammad SAW.

"Museum Al Sirah merupakan salah satu destinasi baru yang kini menjadi strategi lembaga Saudi Tourism Authority (STA) untuk menjadi magnet baru bagi jemaah umrah. Kami Hajar Aswad Mubaroq menggandeng Saudi Tourism Authority untuk menggelar tur di Museum Al Sirah," ujar Direktur PT Hajar Aswad Mubaroq Retno Anugerah Andriyani melalui keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).

Dia menjelaskan, pengembangan destinasi wisata menjadi salah satu misi utama dalam program Visi Saudi 2030 yang menempatkan pariwisata di jantung strategi, serta pilar transformasi ekonomi Arab Saudi yang kini bertransisi ke sektor non minyak.

Menurut Retno Anugerah Andriyani, Museum Al Sirah menawarkan pengalaman berkesan melalui teknologi audio visual yang menggambarkan perjalanan Nabi Muhammad SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah pada abad ke-7 Masehi.

"Di kompleks museum ini, jemaah juga bisa menikmati suasana Bustan Al Mustadal, kebun kurma bersejarah, serta Sumur Athq yang legendaris karena menjadi sumber air minum dan wudhu Nabi Muhammad SAW saat pertama tiba di Madinah," ucap dia.

"Karena itu, Hajar Aswad Mubaroq menggelar Milad ke-13 di Museum Al Sirah yang bersejarah ini," sambung Retno.

 

Berangkatkan Ribuan Jemaah Umrah

Retno mengatakan, berdiri sejak tahun 2012, Biro Umrah dan Haji Hajar Aswad Mubaroq yang berkantor pusat di Solo, kini memiliki kantor cabang yang tersebar di Jakarta, Jogja, Surabaya, Bandung, serta Pekanbaru, Riau.

Setiap tahun, Hajar Aswad Mubaroq rata-rata memberangkatkan 5.000 Jamaah Umrah ke Tanah Suci.

"Kerja sama dengan Saudi Tourism Authority (STA) menjadi strategi untuk memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para jemaah umrah. Ke depan, Hajar Aswad Mubaroq akan kembali menggandeng Saudi Tourism Authority untuk agenda yang lain," pungkas Retno.

Infografis Skandal Umrah Menjerat Umat (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya