Temuan Jejak Kaki Diduga Harimau Bikin Resah Warga Way Kanan Lampung, Ini Penjelasan BKSDA

Warga Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung, dalam beberapa hari terakhir dibuat resah setelah menemukan sejumlah jejak kaki yang diduga Harimau Sumatera.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 25 Oktober 2025, 13:12 WIB
Penemuan sejumlah jejak kaki yang diduga milik Harimau Sumatera, di Way Kanan, Lampung. (Dok. Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung, dalam beberapa hari terakhir dibuat resah dengan penemuan sejumlah jejak kaki yang diduga milik Harimau Sumatera. Rekaman video amatir yang memperlihatkan jejak tersebut viral di media sosial pada Jumat 24 Oktober 2025 lalu.

Dalam video berdurasi 3 menit 49 detik yang diunggah oleh beberapa akun Facebook, tampak warga menemukan bekas jejak besar di area perkebunan karet dan singkong. Perekam video bersama dua rekannya menelusuri jejak tersebut dan memperkirakan ukurannya sebesar telapak tangan orang dewasa.

“Benar, kami bertiga menyaksikan bekas telapak ini nyata. Ini sudah positif, A1, telapak Harimau. Besar banget,” ujar perekam video.

Dalam rekaman itu, perekam juga menyebut jejak tersebut mengarah ke bawah dari kawasan Bukit Gemuruh menuju Jalan Lintas Sumatera. Mereka pun mengimbau warga agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun.

"Jadi untuk semua kawan, berhati-hati waspada. Ini jejak nya dari Bukit Gemuruh arahnya ke jalan lintas, posisi turun gunung," jelasnya lagi.

 

Penjelasan BKSDA Lampung

Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Lampung, Itno, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat mengenai temuan tersebut. Selain melalui media sosial, laporan juga masuk ke call center resmi BKSDA.

“Memang ada laporan dari masyarakat dan beberapa video juga kami terima. Sebagian di antaranya ternyata merupakan rekaman lama, bahkan ada yang berasal dari dua tahun lalu,” kata Itno saat dikonfirmasi Liputan6.com, Sabtu (25/10/2025).

Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan analisis dan verifikasi terhadap seluruh laporan yang diterima. Tim BKSDA akan mengumpulkan data secara komprehensif untuk memastikan apakah jejak tersebut benar milik Harimau Sumatera atau satwa lain seperti macan dahan.

“Saat ini tim kami sedang berada di Lampung Barat, mengikuti patroli di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dalam rangka pengendalian interaksi antara manusia dan Harimau Sumatera,” jelasnya.

 

Imbau Masyarakat Tak Panik

Itno mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada. Ia meminta warga yang beraktivitas di kebun untuk tidak sendirian, serta menghindari kegiatan di malam hari atau saat kondisi gelap.

“Kami minta masyarakat berhati-hati dan tidak langsung percaya pada video yang beredar, karena sebagian merupakan rekaman lama dari wilayah lain seperti Bengkulu,” tegasnya.

BKSDA Lampung juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi satwa liar di kawasan hutan Way Kanan serta pola tutupan lahannya guna menganalisis kemungkinan habitat Harimau Sumatera di daerah tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya