Liputan6.com, Jakarta Jalan Tol Serang-Panimbang menjadi salah satu proyek prioritas nasional tahun 2026 yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan dapat beroperasi secara menyeluruh pada 2027, sehingga dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten, khususnya Banten Tengah dan Selatan.
Advertisement
Kehadiran jalan tol ini akan mengurangi waktu perjalanan dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) menuju Banten Tengah dan Selatan yang semula 3 - 4 jam menjadi hanya 1 - 2 jam.
"Tol yang melintasi 4 kabupaten/kota meliputi Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kapubaten Pendeglang ini akan membuka akses ke daerah rural, serta mempermudah mobilitas masyarakat dan barang untuk menekan biaya logistik,” kata Corporate Secretary PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Vita Mahreyni, Jumat (24/10/2025).
Keberadaan Tol Serang-Panimbang juga akan mempermudah akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten. Sebuah KEK pariwisata pertama yang memiliki beragam potensi pariwisata, mulai dari keindahan alam pantai, keragaman flora dan fauna, serta kekayaan budaya.
Kemudahan akses ini akan membuat KEK Tanjung Lesung sebagai alternatif tujuan wisata sehingga mendorong jumlah pengunjung, mendukung kemajuan UMKM, dan menyerap tenaga kerja,
Dalam pembangunan tol ini, SIG memasok memasok 98.000 ton semen hingga September 2025. Adapun jenis semen yang dipasok yaitu semen UltraPro yang sudah terbukti kokoh menopang konstruksi berbagai proyek nasional, seperti di antaranya Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Jalan Tol Semarang - Demak, Jalan Tol Balikpapan - Samarinda, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, Kereta Cepat Whoosh, dan LRT Jakarta.
Terbagi dari 3 Seksi
Produk SIG ini memberikan kemudahan dalam pengerjaan dan hasil akhir dengan kekuatan optimal yang membuatnya cocok diaplikasikan dalam konstruksi kokoh yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi.
”SIG masih memiliki banyak ragam solusi bahan bangunan lainnya yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan. Didukung fasilitas operasional yang luas, SIG siap menjadi ujung tombak dalam menyukseskan pembangunan di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni.
Membentang sepanjang 83,67 km, Tol Serang - Panimbang terbagi menjadi 3 Seksi antara lain Seksi 1 Serang – Rangkasbitung (26,5 km) yang telah beroperasi sejak Desember 2021, serta Seksi 2 Rangkasbitung - Cileles (24,17 km) dan Seksi 3 Cileles - Panimbang (33 km) yang masih dalam tahap konstruksi.