Enzo Maresca Diminta Cadangkan Jamie Gittens Saat Chelsea Hadapi Sunderland, Siapa Gantinya?

Paul Merson menilai Enzo Maresca sebaiknya mencadangkan Jamie Gittens dan memainkan Pedro Neto saat Chelsea menjamu Sunderland.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 24 Oktober 2025, 16:58 WIB
Gelandang Chelsea, Jamie Gittens, ditahan ketat bek Brentford, Michael Kayode, dalam laga Premier League di Gtech Community Stadium, London, 13 September 2025. (HENRY NICHOLLS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea tengah berada dalam performa terbaik mereka musim ini. Setelah sempat terseok-seok di awal Oktober, tim asuhan Enzo Maresca kini menatap laga melawan Sunderland dengan percaya diri tinggi.

The Blues mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 5-1 atas Ajax di ajang Liga Champions. Hasil itu membawa suasana positif di ruang ganti menjelang duel Premier League di Stamford Bridge akhir pekan ini.

Namun, meski Chelsea tengah di atas angin, laga kontra Sunderland dinilai tak akan berjalan mudah. Tim promosi itu tampil solid dan hanya kalah dua kali dari sembilan pertandingan terakhir di liga.

Prediksi pun bermunculan bahwa Maresca mungkin perlu melakukan rotasi untuk menjaga keseimbangan skuad. Salah satunya menyangkut posisi sayap yang selama ini ditempati Jamie Gittens.


Neto Dinilai Lebih Layak Starter

Pemain Chelsea, Pedro Neto, berebut bola dengan bek sayap Fulham, Antonee Robinson, dalam laga pekan ke-33 Premier League 2024/2025 di Craven Cottage, Minggu (20/4/2025). Chelsea menang 2-1 dalam laga tersebut. (Jonathan Brady/PA via AP)

Jamie Gittens tampil mengesankan saat Chelsea membungkam Ajax 5-1 di Liga Champions. Namun, performa apik itu belum cukup meyakinkan banyak pihak bahwa ia layak menjadi starter melawan Sunderland.

Sosok Pedro Neto dinilai lebih cocok untuk mengisi sisi sayap kanan dalam formasi Maresca. Neto dianggap lebih berpengalaman menghadapi tim dengan pertahanan rapat seperti Sunderland.

“Saya menyaksikan langsung laga Chelsea melawan Ajax di Stamford Bridge,” kata mantan pemain Arsenal Paul Merson kepada Sportskeeda.“Itu adalah tim Chelsea yang sangat muda dan mereka bermain luar biasa dalam kemenangan 5-1 itu,” ujarnya.

“Jamie Gittens tampil dengan performa terbaiknya saat mengenakan seragam Chelsea melawan Ajax, tetapi saya tetap berpikir bahwa Neto seharusnya menjadi pilihan utama di sisi sayap tersebut.

“Chelsea seharusnya menurunkan Estevao, Joao Pedro, dan Pedro Neto sebagai trisula depan mereka melawan Sunderland.,” tambahnya


Caicedo Jadi Kunci Permainan Chelsea

Pedro Neto dan Moises Caicedo melakukan selebrasi usai Chelsea memastikan lolos ke perempat final Piala Dunia Antarklub 2025. The Blues mengalahkan Benfica. (Buda Mendes / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Selain menyoroti Gittens, Merson juga menilai Moises Caicedo memiliki peran vital di lini tengah Chelsea. Ia menegaskan bahwa gelandang asal Ekuador itu harus selalu bermain di setiap pertandingan penting.

Merson menyebut, ketika Caicedo ditarik keluar dalam laga kontra Ajax, Chelsea kehilangan keseimbangan di lini tengah. Hal itu menjadi bukti betapa pentingnya kehadiran sang gelandang.

Lanjut Baca:

“Saat Caicedo keluar, lini tengah Chelsea terbuka seperti dipotong pisau panas di mentega,” terang Merson. “Itu menunjukkan betapa bagusnya dia, dan apa pun yang terjadi, Caicedo harus bermain setiap minggu untuk Chelsea,” lanjutnya. “Jadi saya bisa mengatakan dengan percaya diri bahwa Caicedo saat ini adalah yang terbaik di dunia untuk posisi itu. Saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali dia tampil buruk.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya