Liputan6.com, Jakarta Chelsea kembali menunjukkan ketajamannya di Liga Champions 2025/2026. The Blues tampil meyakinkan saat menjamu Ajax di Stamford Bridge, Kamis (23/10/2025) dini hari WIB, dalam laga matchday ketiga League Phase. Tim asuhan Enzo Maresca menang telak 5-1 atas wakil Belanda itu.
Gol-gol Chelsea dicetak oleh Marc Guiu (18’), Moises Caicedo (27’), Enzo Fernandez (45’ -pen), Estevao (45+6’ -pen), dan Tyrique George (48’). Sementara Ajax hanya mampu membalas melalui penalti Wout Weghorst di menit ke-33. Situasi menjadi sulit bagi Ajax setelah Kenneth Taylor mendapat kartu merah di menit ke-17.
Advertisement
Bagi Chelsea, kemenangan ini penting agar bisa bertahan di papan atas. Tapi sorotan utama justru tertuju pada Estevao. Pemain berusia 18 tahun itu mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda Chelsea di ajang Liga Champions.
Estevao tampil penuh percaya diri sejak menit awal. Dalam penampilan kelimanya sebagai starter sejak bergabung dari Palmeiras, wonderkid asal Brasil itu menunjukkan teknik tinggi dan kedewasaan bermain yang melampaui usianya. Bahkan, di akhir laga ia hampir menutup malam sempurna dengan gol salto yang hanya melebar tipis.
Maresca Puji Kerendahan Hati Estevao
Usai pertandingan, Enzo Maresca menyoroti bukan hanya kemampuan Estevao, tetapi juga kepribadiannya yang luar biasa. Sang manajer menilai, sikap rendah hati sang pemain muda menjadi kunci perkembangan pesatnya bersama tim.
Menurut Maresca, banyak pemain muda yang mudah terbuai setelah tampil bagus di awal karier. Namun, Estevao berbeda. Pemain yang dijuluki "Messinho" di Brasil itu justru menunjukkan keinginan besar untuk terus belajar dan berkembang setiap hari.
“Hal yang aneh tentang Estevao adalah dengan pemain muda, Anda khawatir mereka hanya bermain bagus sekali dan merasa mereka hebat. Estevao sopan, rendah hati, dan mau belajar," ungkapnya pada ESPN.
"Keluarganya memiliki peran besar di sana. Kami senang, bukan hanya karena penampilannya, tetapi juga karena ia anak yang baik, anak yang baik,” ujar Maresca usai laga.
Mirip dengan Cole Palmer
Maresca juga membandingkan Estevao dengan salah satu anak asuhnya dulu di Manchester City, Cole Palmer. Keduanya, kata Maresca, punya karakter dan perkembangan karier yang mirip — dimulai dari posisi melebar hingga bisa berperan lebih ke tengah.