Prediksi Nottingham Forest vs Porto: The Tricky Trees Sedang Terperosok

Sean Dyche akan menjalani laga perdananya sebagai pelatih Forest saat timnya menjamu Porto.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 22 Oktober 2025, 22:55 WIB
Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest bereaksi setelah gagal memanfaatkan peluang dalam pertandingan Premier League melawan Chelsea di Nottingham, Inggris, Sabtu, 18 Oktober 2025. (Bradley Collyer/PA via AP)   

Liputan6.com, Jakarta Nottingham Forest dan Porto siap berduel pada matchday ketiga fase liga Liga Europa 2025/2026. Laga UEFA Europa League (UEL) antara Nottingham Forest vs Porto tersebut berlangsung di City Ground. Pertandingan dijadwalkan kick-off pada Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 02.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio.

Sean Dyche akan menjalani laga perdananya sebagai pelatih Forest saat timnya menjamu Porto. Laga ini menjadi momen penting, bukan hanya karena statusnya sebagai partai Eropa, tetapi juga sebagai langkah awal Dyche untuk mengembalikan kepercayaan diri Forest yang hancur lebur di awal musim.

Dalam waktu kurang dari dua bulan, Forest sudah tiga kali berganti pelatih. Evangelos Marinakis, pemilik klub yang dikenal impulsif, memecat Nuno Espirito Santo dan Ange Postecoglou hanya dalam rentang enam minggu. Postecoglou bahkan diberhentikan hanya 18 menit setelah kekalahan 0-3 dari Chelsea akhir pekan lalu — rekor terpendek sepanjang sejarah Premier League untuk manajer permanen.

Kini, tanggung jawab besar berada di pundak Dyche. Ia menandatangani kontrak hingga 2027 dan membawa dua mantan pemain Forest, Ian Woan dan Steve Stone, sebagai asisten. Dyche dikenal dengan gaya sepak bola yang disiplin dan defensif, tapi pertanyaannya seberapa cepat filosofi itu bisa diterapkan di ruang ganti yang penuh tekanan?

The Tricky Trees memang sedang terperosok. Mereka gagal menang dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi (tiga imbang, tujuh kalah), termasuk empat kekalahan beruntun di kandang tanpa mencetak gol. Di Liga Europa, mereka baru mengoleksi satu poin setelah imbang 2-2 dengan Real Betis dan kalah 2-3 dari FC Midtjylland di kandang sendiri.

Sementara itu, Porto datang dengan situasi yang bertolak belakang. Di bawah asuhan Francesco Farioli, mereka tampil konsisten dan produktif, memenangi 10 dari 11 laga musim ini di semua ajang. Klub asal Portugal itu juga menjaga rekor sempurna di Liga Europa dengan kemenangan atas Salzburg (1-0) dan Red Star Belgrade (2-1).

Lanjut Baca:

Farioli punya skuad yang stabil dan penuh kepercayaan diri. Samu Aghehowa menjadi bintang baru berkat hattrick cepatnya saat Porto menang 4-0 atas Celoricense di ajang Taca de Liga. Pemain 21 tahun itu telah mencetak delapan gol dalam sembilan laga musim ini, dan akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Forest yang rapuh. Porto pun tengah memburu kemenangan tandang ketujuh beruntun musim ini. Meski demikian, sejarah memberikan sedikit napas lega bagi Forest. Dari 49 pertemuan Porto melawan klub Inggris, mereka hanya menang 10 kali. Dalam 24 laga tandang ke Inggris, Porto bahkan baru satu kali menang — saat mengalahkan Chelsea 1-0 di Stamford Bridge pada 2021. Statistik itu menunjukkan bahwa bermain di tanah Inggris selalu menjadi tantangan bagi raksasa Portugal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya