Australia Sebut Jet Militer China Lakukan Manuver Berbahaya

Seperti apa manuver berbahaya jet militer China yang dituduhkan Australia? Berikut penjelasannya.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 20 Oktober 2025, 18:22 WIB
Ilustrasi bendera Australia. (Unsplash)

Liputan6.com, Canberra - Australia menuduh sebuah pesawat militer Tiongkok melepaskan suar (flares) dalam jarak yang sangat dekat dengan jet patroli milik Australia di atas Laut China Selatan.

Pemerintah Australia telah menyampaikan kekhawatirannya kepada Beijing atas manuver yang disebutnya tidak aman dan tidak profesional. Demikian menurut pernyataan Kementerian Pertahanan pada Senin (20/10/2025), seperti dilansir BBC.

Tidak ada kerusakan pada pesawat P-8A milik Australia dan seluruh personelnya tidak mengalami luka setelah insiden yang terjadi pada hari Minggu (19/10) tersebut.

Sementara itu, juru bicara militer Tiongkok mengatakan bahwa jet Australia secara ilegal menerobos wilayah udara Tiongkok dan harus diusir keluar.

"Tindakan pesawat Australia secara serius melanggar kedaulatan Tiongkok," kata Kolonel Senior Li Jianjian, juru bicara Angkatan Udara Komando Teater Selatan Tiongkok, sambil mendesak Canberra untuk segera menghentikan tindakan pelanggaran dan provokatifnya.

Angkatan Pertahanan Australia menyatakan bahwa mereka mengharapkan semua negara, termasuk Tiongkok, untuk mengoperasikan kekuatan militernya dengan cara yang aman dan profesional.

Ini merupakan insiden terbaru dalam serangkaian pertemuan antara militer kedua negara di wilayah tersebut, di mana klaim luas Tiongkok atas pulau-pulau dan karang bertabrakan dengan klaim dari negara-negara tetangganya.

 

Ketegangan Berulang

Insiden hari Minggu itu juga terjadi saat Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sedang menuju ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. 

Australia juga sebelumnya menuduh jet Tiongkok menjatuhkan suar di dekat pesawat Australia di wilayah tersebut pada bulan Februari. Saat itu, Tiongkok mengatakan pesawat Australia dengan sengaja menerobos wilayah udaranya dan tanggapan mereka bersifat sah dan terkendali.

Meskipun tidak memiliki klaim atas Laut China Selatan, Australia berpihak erat dengan Amerika Serikat dan sekutunya dengan menyatakan bahwa klaim Tiongkok tidak memiliki dasar hukum.

Pada bulan Mei tahun lalu, Australia menuduh sebuah pesawat tempur Tiongkok menjatuhkan suar di dekat helikopter angkatan laut Australia yang merupakan bagian dari misi Dewan Keamanan PBB di Laut Kuning, di lepas pantai Korea.

Pada November 2023, Canberra juga menuduh angkatan laut Beijing menggunakan denyut sonar di perairan internasional di lepas pantai Jepang, yang menyebabkan cedera pada para penyelam Australia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya