Ilmuwan Ungkap Teknik Sederhana Berkomunikasi dengan Kucing, Begini Caranya

Apa yang perlu dipersiapkan bagi seorang manusia jika ingin berkomunikasi dengan seekor kucing?

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 21 Oktober 2025, 19:30 WIB
Ilustrasi kucing (Foto: AI)

Liputan6.com, London Kucing dikenal sebagai hewan yang memiliki sifat mandiri dan terkesan cuek. Namun, jika Anda merasa sulit menjalin ikatan dengan kucing peliharaan, penyebabnya mungkin karena Anda belum memahami bahasa tubuh mereka.

Penelitian menunjukkan bahwa hal ini lebih membangun kedekatan dengan kucing sebenarnya lebih mudah dari yang diperkirakan. Caranya dengan memberikan "senyuman ala kucing. " Bukan dengan tersenyum lebar seperti manusia, melainkan dengan mengerutkan mata dan melakukan kedipan perlahan.

Dikutip dari Science Alert, Selasa (21/10/1015), hasil pengamatan interaksi antara manusia dan kucing yang dilakukan pada tahun 2020 menunjukkan bahwa gestur sederhana ini membuat kucing peliharaan maupun kucing asing lebih tertarik untuk mendekat dan berinteraksi dengan manusia.

Psikolog dari Universitas Sussex, Karen McComb, yang juga merupakan pemilik kucing, menyatakan bahwa hasil penelitian ini membuktikan adanya bentuk komunikasi emosional antara manusia dan kucing.

"Sebagai seseorang yang mempelajari perilaku hewan sekaligus pemilik kucing, saya merasa senang dapat menunjukkan bahwa manusia dan kucing dapat berkomunikasi melalui cara ini, " ujarnya saat hasil studi tersebut dipublikasikan.

Jika Anda terbiasa berinteraksi dengan kucing, Anda mungkin telah memperhatikan ekspresi wajah mereka saat matanya setengah tertutup dan diikuti kedipan perlahan. Gerakan ini menyerupai cara mata manusia menyempit ketika tersenyum, dan biasanya muncul saat kucing merasa rileks dan nyaman.

 

Meniru Ekspresi

Ilustrasi/Copyright unsplash/Wren Meinberg

Banyak pemilik kucing melaporkan bahwa manusia dapat meniru ekspresi ini untuk memberi sinyal bahwa mereka bersahabat dan terbuka terhadap interaksi. Untuk membuktikan hal tersebut secara ilmiah, sekelompok psikolog melakukan dua rangkaian eksperimen.

Pada eksperimen pertama, peneliti melibatkan 21 kucing dari 14 rumah tangga berbeda. Setelah kucing merasa tenang di area pilihannya di dalam rumah, pemilik diminta duduk sekitar satu meter dari kucing dan melakukan kedipan perlahan ketika kucing menatap mereka.

Seluruh interaksi direkam menggunakan kamera untuk mendokumentasikan respons kucing. Rekaman tersebut kemudian dibandingkan dengan perilaku kedipan kucing dalam kondisi tanpa interaksi manusia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kucing cenderung melakukan kedipan lambat kepada pemiliknya setelah pemilik lebih dulu melakukan kedipan lambat, dibandingkan dengan kondisi tanpa interaksi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya