Prabowo Sindir Penegak Hukum Tega Adili Anak SD Curi Ayam dan Ibu Curi Pohon: Itu Zalim, Orang Kecil Harus Dibela

Presiden Prabowo mengingatkan penegak hukum agar membela orang kecil. Penegak hukum harus punya hati. Dia teringat kasus anak SD dan kasus ibu yang ditangkap karena mencuri. Menurut Prabowo, itu tidak masuk akal.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 20 Oktober 2025, 13:47 WIB
Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Jaksa Agung Burhanuddin saat penyerahan uang hasil korupsi CPO ke negara. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum untuk menegakkan keadilan. Prabowo teringat peristiwa penegak hukum menangkap anak Sekolah Dasar (SD) atau anak di bawah umur karena mencuri ayam.

"Saya ingat beberapa saat yang lalu, saya ingat benar, ada anak SD, anak di bawah umur ditangkap karena mencuri ayam. Saya ingat benar itu. Ini tidak masuk di akal. Hakim, jaksa ada apa ngejar, iya kan. Anda pasti ingat peristiwa itu," kata Prabowo saat menyaksikan penyerahan uang Rp13 triliun hasil sitaan korupsi ekspor CPO kepada negara di Kejaksaan Agung Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).

Dalam pandangan Presiden, seharusnya penegak hukum baik kejaksaan, hakim, maupun polisi membantu anak tersebut dengan mengganti ayam dengan uang pribadi mereka. Dari kasus tersebut, Prabowo lantas memanggil anak SD tersebut ke rumah pribadinya di Hambalang dan memberikan beasiswa sekolah.

"Kalau perlu si hakim, si jaksa atau si polisi pakai uangnya sendiri ganti ayamnya, anaknya dibantu. Anak itu saya ingat saya panggil tuh ke Hambalang saya kasih beasiswa," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menghadiri dan menyaksikan penandatanganan dokumen kesepakatan perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir. (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Hukum Harus Punya Hati: Orang Kecil dan Lemah Harus Dibela

Tak hanya kasus anak SD ditangkap, Prabowo juga heran dengan kasus seorang ibu-ibu yang ditangkap karena mencuri pohon. Dia menegaskan penegak hukum seharusnya tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas dalam menegakkan hukum.

"Ada lagi ibu-ibu ditangkap mencuri pohon. Mungkin ingat juga peristiwa itu, ya. Ada apa? Penegak hukum harus punya hati. Hanya punya hati, jangan istilahnya apa? Tumpul ke atas, tajam ke bawah. Itu zalim itu, itu angkara  murka, jahat," ujar Prabowo. 

"Orang kecil, orang lemah harus dibela, harus dibantu," sambungnya.

Kepala Negara mengingatkan, saat ini teknologi sudah canggih. Semua ketidakadilan bisa sampai ke telinga Presiden. Masyarakat secara tidak langsung bisa mengadu langsung masalah yang dialaminya. Sebagai Presiden RI, Prabowo harus memastikan seluruh aparat penegak hukum membela masyarakat.

"Yang repot laporannya selalu ke langsung ke presiden, itu yang capek itu. Pak Prabowo begini, waduh, saya harus bereaksi karena itu rakyat kita, rakyat saya. Saya harus membela mereka, saudara-saudara harus bantu saya menegakkan kebenaran, membela, membela yang lemah," ucap Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya