Langgar Gencatan Senjata, Israel Serang Lebanon

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 17 Oktober 2025, 15:35 WIB
Langgar Gencatan Senjata, Israel Serang Lebanon
Militer Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Lebanon pada Kamis (16/10/2025) waktu setempat. Israel menargetkan serangan tersebut sebagai lokasi yang disebut-sebut merupakan posisi kelompok Hizbullah dan sekutunya. Salah satu serangan udara Israel menghantam kompleks pabrik semen di Desa Ansar, dekat Doueir, Lebanon selatan. Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan, pada 16 Oktober 2025, bahwa serangan Israel di selatan telah menewaskan satu orang dan melukai tujuh orang. Presiden Lebanon, Joseph Aoun secara tegas mengecam tindakan agresif tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati pada tahun lalu. Sementara, militer Israel berdalih bahwa target serangan adalah kelompok Hizbullah dan afiliasinya.
Orang-orang memeriksa kerusakan di pabrik semen yang disebabkan oleh serangan udara Israel di desa Ansar, Lebanon Selatan, pada Jumat 17 Oktober 2025. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Militer Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Lebanon pada Kamis (16/10/2025) waktu setempat. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Israel menargetkan serangan tersebut sebagai lokasi yang disebut-sebut merupakan posisi kelompok Hizbullah dan sekutunya. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Salah satu serangan udara Israel menghantam kompleks pabrik semen di Desa Ansar, dekat Doueir, Lebanon selatan. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan, pada 16 Oktober 2025, bahwa serangan Israel di selatan telah menewaskan satu orang dan melukai tujuh orang. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Presiden Lebanon, Joseph Aoun secara tegas mengecam tindakan agresif tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati pada tahun lalu. (AP Photo/Mohammad Zaatari)
Sementara, militer Israel berdalih bahwa target serangan adalah kelompok Hizbullah dan afiliasinya. (AP Photo/Mohammad Zaatari)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya