Liputan6.com, Jakarta - Mitsubishi bakal meluncurkan versi baru dari Outlander yang lebih tangguh, dan mampu melintasi jalur off-road pada 2026. Bahkan, jenama berlambang tiga berlian itu menyebut, versi baru dari salah satu SUV andalannya ini bakal memiliki bodi yang didesain dengan bumper yang lebih besar, pelindung atau skid plates, dan suspensi yang diatur khusus agar ground clearance jadi lebih baik.
Disitat dari Carscoops, interior dari Outlander versi offroad ini, juga akan memakai material yang lebih awet dan kuat, agar tidak mudah rusak walaupun sering terkena kotoran atau goresan.
Advertisement
Di sistem penggerak, model ini bakal menggunakan AWD (all-wheel drive) standar, tahap selanjutnya dari Super-All Wheel Control (S-AWC) yang selama ini tersedia sebagai opsi pada Outlander.
Perangkat lunak (software) pengaturan daya juga akan dikalibrasi ulang, agar mampu menghadapi medan sulit seperti batu maupun jalanan bergelombang.
Untuk pilihan mesin, Mitsubishi dikabarkan akan tetap memakai mesin bensin 2,5 liter inline-empat dengan tenaga sekitar 181 hp (184 PS).
Namun, kemungkinan besar akan ada pilihan powertrain PHEV (plug-in hybrid electric vehicle) 2,4 liter, yang juga digunakan pada Outlander Hybrid, yaitu dengan tenaga sekitar 248 hp (251 PS) yang lebih responsif.
Peluncuran model offroad ini merupakan bagian dari strategi Mitsubishi bernama Momentum 2030, yang berjanji memperkenalkan satu model baru atau model yang diperbarui setiap tahun hingga akhir dekade ini.
Mobil Listrik Mitsubishi
Mitsubishi akan memperkenalkan model ini bersamaan dengan SUV listrik barunya (rebadge Nissan Leaf), sekitar musim panas 2026, sebagai bagian dari perluasan pilihan bagi konsumen petualang maupun yang peduli lingkungan.
Dengan varian baru ini, Mitsubishi tampaknya ingin memperkuat posisinya di pasar Amerika Serikat (AS) terutama untuk segmen SUV yang menyukai aktivitas di alam bebas.