Selama 250 Tahun Disangka Marie Antoinette, Lukisan Ini Ternyata Gambarkan Sosok Lain

Potret gadis kecil yang diyakini sebagai Marie Antoinette ternyata salah identifikasi.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 14 Oktober 2025, 18:35 WIB
Sebelah kiri adalah potret yang selama ini dikira menggambarkan Marie Antoinette dan kini diyakini kakak perempuannya, Maria Carolina. Sedangkan di sebelah kanan yang sekarang dianggap oleh Prof. Seth menggambarkan Marie Antoinette, yang memegang setangkai bunga mawar (Dok. Ancient Origins)

Liputan6.com, London - Setelah banyak yang mengira potret Marie Antoinette kecil pada potret masa kecilnya, temuan peneliti berhasil mengungkap bahwa potret tersebut adalah saudara perempuannya.

Sepintas seperti sang ratu, tetapi Prof. Catriona Seth dari Universitas Oxford menyebutkan bahwa gambar tersebut kemungkinan besar adalah kakak perempuannya, Maria Carolina, yang kemudian menjadi Ratu Napoli, dilansir dari BBC, Senin (13/10/2025).

Meskipun karya pelukis Swiss Jean Étienne Liotard terkenal dengan potret khas ratu terakhir Prancis dari tahun 1762, karya tersebut sempat memengaruhi pandangan akademisi terhadap masa kecilnya.

Prof. Catriona Seth menduga ada potret lain dari koleksi Liotard yang sama, yang mana sebelumnya juga diyakini sebagai gambar Marie Antoinette.

Potret gadis kecil tersebut terlihat berusia sekitar tujuh tahun sembari memegang shuttle yang digunakan untuk menenun, dan tatapannya langsung mengarah ke depan dengan ekspresi tegas.

Terungkap Rahasia Dibalik Lukisan Bersaudara

Selama ini, para peneliti menafsirkan tatapan itu sebagai tanda masa depan besar yang menanti sang calon ratu. Tetapi Prof. Seth mengaku selalu merasa ada yang mengganggu dirinya walaupun terpesona dengan lukisan tersebut.

Saat meneliti buku terbarunya, ia meninjau kembali koleksi Liotard di Musée d’Art et d’Histoire (MAH), Jenewa.

"Petunjuk pertama datang dari bros yang dikenakan oleh Marie Antoinette," ucapnya.

Menurutnya, medali kehormatan yang terlihat baru diterima Marie Antoinette hampir empat tahun setelah potret tersebut dibuat. Sehingga timbulnya dugaan jika telah terjadi pertukaran, anak yang lebih muda di salah satu potret lainnya adalah Marie Antoinette, bukan Maria Carolina.

Potret yang kini dianggap menggambarkan Marie Antoinette justru memperlihatkan dirinya mengenakan anting-anting khas dan memegang setangkai mawar.

Prof. Seth menambahkan bahwa anting tersebut muncul kembali dalam lukisan-lukisan berikutnya, sementara mawar menjadi simbol atau ciri khas potret sang ratu sepanjang hidupnya.

Marc-Olivier Wahler, Direktur MAH Jenewa, menyambut temuan ini dengan antusias.

"Meskipun potret-potret luar biasa ini telah dipamerkan berkali-kali selama 250 tahun terakhir, akan sangat istimewa bisa melihat Marie Antoinette yang sesungguhnya atau bukan saudara perempuannya," ujarnya.

Marie Antoinette sendiri adalah pengantin calon Raja Louis XVI, dan lahir di Austria pada tahun 1755. Ia kemudian dipenggal pada tahun 1793 di usia 37 tahun di tengah puncak Revolusi Prancis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya