Performa Mohamed Salah Jadi Sorotan Usai Awal Musim yang Buruk

Troy Deeney memberikan komentar tajam terhadap bintang Liverpool, Mohamed Salah. Mantan kapten Watford itu menilai performa Salah di awal musim ini jauh di bawah standar.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 10 Oktober 2025, 09:33 WIB
Pemain Liverpool, Mohamed Salah, menghampiri suporter seusai laga melawan Bournemouth pada pekan 1 Premier League di Anfield, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Troy Deeney memberikan komentar tajam terhadap bintang Liverpool, Mohamed Salah. Mantan kapten Watford itu menilai performa Salah di awal musim ini jauh di bawah standar.

Salah sebelumnya tampil luar biasa di musim lalu dengan torehan 29 gol yang mengantarkannya meraih Sepatu Emas Premier League. Penampilan gemilang itu membuat pemain asal Mesir tersebut mendapat kontrak baru berdurasi dua tahun di Anfield.

Namun, di bawah asuhan Arne Slot musim ini, Salah tampak kesulitan menunjukkan ketajamannya. Ia baru mencetak satu gol dari permainan terbuka dalam tujuh laga awal Premier League.

Deeney pun tidak menahan diri dalam mengkritik performa sang penyerang. Ia menilai Salah belum memberikan kontribusi maksimal seperti yang diharapkan dari pemain sekelasnya.


Salah Bermain Buruk Sepanjang Musim

Penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, berlari membawa bola dalam pertandingan Premier League antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge, London, pada 4 Oktober 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Menurut Deeney, Salah tampil di bawah performa terbaiknya sejak awal musim. Ia menilai performa bintang Mesir itu sangat jauh dari level yang biasa ditunjukkannya di Liverpool.

Kritik tersebut disampaikan Deeney melalui podcast The Football Exchange. Ia bahkan menyebut bahwa penampilan Salah sejauh ini adalah yang terburuk sejak bergabung dengan The Reds.

“Penampilannya sama seperti sepanjang musim ini. Buruk,” kata Deeney dalam The Football Exchange Podcast.

“Dan setiap kali saya mengatakan dia bermain buruk, semua orang di kolom komentar menyerang saya, bilang saya tidak suka Mo Salah. Tapi kenyataannya, dia memang bermain buruk. Sangat buruk,” tegasnya.


Danny Murphy Bela Salah

Mohamed Salah menginjak Marc Cucurella dalam sebuah duel dalam laga Liga Inggris antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge, London, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Ian Walton)

Tak semua pihak sepakat dengan pandangan Deeney. Mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy, justru membela Salah dan menilai performanya tidak seburuk yang dikatakan banyak orang.

Murphy berpendapat bahwa Salah masih berada di posisi yang tepat dan tetap aktif dalam permainan. Hanya saja, menurutnya, penyelesaian akhir Salah belum sebaik biasanya.

“Saya tidak melihat dia seperti kehilangan arah. Dia masih sering berada di posisi bagus. Hanya saja, hasil akhirnya belum sebagus biasanya,” ujar Murphy kepada talkSPORT.

“Dia sudah menetapkan standar yang sangat tinggi. Saat ini, penyelesaiannya belum mendekati level terbaiknya. Kadang dia menembak saat seharusnya mengoper, atau sebaliknya. Tapi secara fisik, dia masih tajam dan bugar,” lanjut Murphy.


Liverpool Berharap Salah Segera Bangkit

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (tengah), terlihat dari bangku cadangan saat ia duduk di samping penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah (kiri), dan gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister (kanan), selama pertandingan putaran pertama Liga Champions antara Galatasaray (TUR) dan Liverpool (INGGRIS) di Ali Sami Yen Spor Kompleksi di Istanbul pada 17 September 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Liverpool berharap Salah bisa kembali ke performa terbaiknya saat menghadapi Manchester United usai jeda internasional. Pertandingan tersebut dianggap krusial dalam upaya The Reds mempertahankan posisi di papan atas.

Menariknya, Salah justru menunjukkan peningkatan performa saat membela tim nasional Mesir. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 atas Djibouti di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kemenangan itu sekaligus memastikan langkah Mesir menuju turnamen dunia tersebut. Liverpool tentu berharap momentum positif itu bisa terbawa ke Premier League.


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya