Harta Dony Oskaria, Kepala BP BUMN yang Baru Saja Dilantik Prabowo

Total kekayaan Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria mencapai Rp 33.506.889.847 setelah dikurangi total utang senilai Rp 15.545.620.413.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 09 Oktober 2025, 13:00 WIB
Presiden Prabowo Lantik Kepala BP BUMN, Wamendagri dan Wamenakes

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Dony Oskaria menjadi Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Istana Negara Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 109/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BP BUMN.

Mengutip laman LHKPN KPK, Kamis (9/10/2025), Dony Oskaria melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 33,5 miliar.  Penyampaian LHKPN tersebut dilakukan pada 11 April 2025 untuk periode buku 2024.

Dony yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) tercatat memiliki portofolio kekayaan yang didominasi oleh aset properti dan surat berharga.

Total kekayaan Dony mencapai Rp 33.506.889.847 setelah dikurangi total utang senilai Rp 15.545.620.413.

Berikut komposisinya:

Tanah dan bangunan: Rp 19,81 miliar

Terdiri dari beberapa aset di Jakarta Selatan dan Padang, termasuk rumah dan bangunan bernilai tinggi dengan total luas lebih dari 2.900 meter persegi.

Alat transportasi dan mesin: Rp 2,77 miliar

Dony memiliki dua mobil mewah, yaitu Toyota Alphard 2.5 G A/T tahun 2015 senilai Rp 1,1 miliar dan Mini Cooper tahun 2020 senilai Rp 1,67 miliar.

Harta bergerak lainnya: Rp 840 juta

Surat berharga: Rp 14,99 miliar

Kas dan setara kas: Rp 10,63 miliar

Sementara itu, total utang yang dilaporkan mencapai Rp 15,54 miliar.

 

Profil Singkat Dony Oskaria

Plt. Menteri BUMN Dony Oskaria resmi dilantik menjadi Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN oleh Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: Setkab Presiden RI)

Dony Oskaria dikenal luas di lingkungan BUMN. Sebelum dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BP BUMN pada 2025, ia menjabat sebagai Direktur Operasional Danantara dan Komisaris Utama Pertamina.

Kekayaan yang cukup besar ini mencerminkan latar belakangnya sebagai profesional dengan pengalaman panjang di sektor keuangan dan manajemen perusahaan pelat merah.

Laporan harta kekayaan ini merupakan bentuk kepatuhan Dony terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Dokumen ini juga menegaskan komitmen pejabat publik dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BUMN.

Prabowo Resmi Lantik Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Dony Oskaria menjadi Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Istana Negara Jakarta, Rabu (8/10/2025). Adapun BP BUMN merupakan perubahan dari Kementerian BUMN.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 109/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BP BUMN.

Prabowo lalu memimpin pembacaan sumpah jabatan Kepala BP BUMN. Dony Oskaria berjanji akan menjalankan tugas sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi etika jabatan.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-perundangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Dony membacakan sumpah jabatan

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tangung jawab," sambungnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya