Enzo Maresca Waspadai Liverpool Meski Tengah Terpuruk

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menegaskan timnya tidak boleh meremehkan Liverpool jelang pertemuan di Stamford Bridge, Sabtu (4/10/2025) malam WIB. The Reds datang setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam sepekan terakhir.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 04 Oktober 2025, 09:48 WIB
Manajer Chelsea, Enzo Maresca, berjalan memasuki lapangan jelang final Piala Dunia Antarklub melawan PSG di East Rutherford, New Jersey, Senin, 14 Juli 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menegaskan timnya tidak boleh meremehkan Liverpool jelang pertemuan di Stamford Bridge, Sabtu (4/10/2025) malam WIB. The Reds datang setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam sepekan terakhir.

Liverpool menelan kekalahan di Liga Inggris usai takluk 1-2 dari Crystal Palace akhir pekan lalu. Hasil buruk berlanjut ketika mereka dipukul Galatasaray 0-1 di Liga Champions.

Kondisi itu membuat sebagian pihak menilai Chelsea punya keuntungan lebih besar di laga ini. Namun, Maresca menyebut setiap pertandingan Liga Inggris selalu penuh risiko.

Ia menekankan bahwa kerentanan bisa muncul pada semua tim, termasuk Liverpool. Oleh karena itu, Chelsea harus tetap fokus mempersiapkan strategi terbaik.

“Di dunia ini, semua tim punya kerentanan, bukan hanya Liverpool. Jika sebuah tim selalu menang, mustahil untuk bisa mengejar mereka,” kata Maresca.


Waspadai Serangan Baru Liverpool

Manajer Liverpool Arne Slot memberikan instruksi kepada para pemainnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Liverpool di Stadion Ali Sami Yen, Istanbul, Turki, Rabu, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Francisco Seco)

Maresca menilai hasil negatif Liverpool bukan berarti mereka kehilangan kekuatan. Menurutnya, lini serang anyar The Reds tetap menjadi ancaman besar.

Ia mengingatkan bahwa setiap pertandingan akan memiliki dinamika berbeda. Hal itu membuat Chelsea tidak boleh lengah dalam menyusun pertahanan.

“Sekarang mereka kalah satu atau dua pertandingan dan itu menunjukkan kerentanan. Ini bisa terjadi pada semua tim di dunia, Anda bisa kehilangan poin melawan siapa pun di Premier League,” ujar Maresca.

“Ya, kami memainkan kedua laga dengan sangat baik. Kami kalah di sana dan menang di kandang. Setiap laga berbeda, kami akan berusaha mempersiapkan laga sebaik mungkin. Bahkan jika mereka kehilangan poin, mereka sudah menunjukkan alasan mengapa bisa menjuarai Premier League,” tambahnya.


Soal Waktu Menghadapi Liverpool

Pemain Galatasaray Davinson Sanchez terjatuh saat berebut bola dengan pemain Liverpool Hugo Ekitike dalam pertandingan fase liga Liga Champions di Stadion Ali Sami Yen, Istanbul, Turki, Rabu, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Francisco Seco)

Ketika ditanya apakah ini saat terbaik untuk melawan Liverpool, Maresca memilih untuk berhati-hati. Ia menegaskan laga kontra The Reds selalu menjadi tantangan besar.

Menurut Maresca, meski tengah menurun, performa Liverpool musim ini tetap luar biasa. Terlebih, mereka mampu bangkit dari tragedi yang sempat menimpa tim.

“Saya tidak berpikir sekarang adalah waktu terbaik untuk menghadapi Liverpool. Itu selalu laga yang sulit, mereka selalu tim besar,” ucap Maresca.

“Cara mereka bermain musim ini tetap fantastis, apalagi setelah tragedi Jota. Saya pernah mengalami hal serupa ketika masih menjadi pemain 20 tahun lalu, dan itu tidak mudah bagi para pemain maupun pelatih,” lanjutnya.


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya