BYD Geser Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia 2025

Tesla akhirnya tergeser dari puncak penjualan mobil listrik dunia. Hingga kuartal ketiga 2025, BYD asal Tiongkok unggul hampir 400 ribu unit, menegaskan diri sebagai raja baru kendaraan listrik global.

oleh Muhamad RidwanDiterbitkan 05 Oktober 2025, 18:14 WIB
BYD resmi menyalip Tesla di 2025, jadi produsen mobil listrik terbesar dunia dengan keunggulan hampir 400 ribu unit (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Dominasi Tesla di pasar mobil listrik murni akhirnya tergeser. Produsen asal Tiongkok, BYD, berhasil menyalip Tesla sebagai penjual mobil listrik terbesar di dunia hingga kuartal ketiga 2025, dengan selisih hampir 400 ribu unit.

Berdasarkan laporan CarNewsChina, Minggu (5/10/2025), penjualan kumulatif BYD sejak awal tahun mencapai 1,605 juta unit. Angka itu jauh di atas Tesla yang hanya mencatat 1,217 juta unit pada periode yang sama.

Keunggulan ini membuat BYD kokoh di posisi puncak, setelah sebelumnya mulai menyalip Tesla pada akhir 2024.

Pada kuartal ketiga 2025, BYD mengirimkan 582.500 unit mobil listrik. Meski turun 4 persen dibanding kuartal sebelumnya, jumlah tersebut masih menunjukkan pertumbuhan tahunan yang tinggi, mencapai 31,4 persen.

Tesla, di sisi lain, mencatatkan pengiriman 497.100 unit pada periode sama. Angka itu naik 29,4 persen dibanding kuartal sebelumnya dan 7,4 persen dibanding tahun lalu.

Walau mencatat kenaikan, jumlahnya tetap belum cukup untuk menyalip BYD.

Dengan catatan itu, BYD kini sudah unggul atas Tesla selama empat kuartal berturut-turut.

Prediksi Pangsa Pasar

Counterpoint Research memproyeksikan BYD menguasai 15,7% pangsa pasar global mobil listrik murni pada akhir 2025 (Carnewschina)

Menurut riset Counterpoint Research, BYD diproyeksikan menutup 2025 dengan pangsa pasar global 15,7 persen.

Angka ini mengukuhkan posisi BYD sebagai pemimpin penjualan mobil listrik murni dunia untuk tahun penuh.

Tesla sempat mendapat dorongan penjualan di Amerika Serikat berkat insentif subsidi USD 7.500.

Namun, program tersebut resmi berakhir pada 30 September 2025. Kondisi ini diperkirakan akan berdampak pada penjualan Tesla di kuartal berikutnya.

Harga Jadi Faktor Penentu

Harga lebih terjangkau jadi kunci sukses BYD menarik konsumen global, sementara Tesla terdampak berakhirnya subsidi di AS (Carnewschina)

Salah satu keunggulan BYD terletak pada harga mobil yang lebih terjangkau dibanding Tesla. Strategi ini membuat BYD mampu menarik lebih banyak konsumen di berbagai pasar global.

Memasuki kuartal keempat, berakhirnya subsidi di Amerika Serikat membuat jarak penjualan diprediksi semakin melebar.

Jika tren berlanjut, BYD hampir pasti menutup 2025 sebagai penjual mobil listrik terbesar dunia, mengakhiri dominasi panjang Tesla.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya