Dua Pesawat Delta Air Bertabrakan, Satu Pramugari Terluka

FAA menyebut pesawat Delta Air menuju Virginia seharusnya berhenti dan memberi jalan sesuai instruksi menara kontrol.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 03 Oktober 2025, 22:30 WIB
Delta Air Lines. (AP/Brynn Anderson)

Liputan6.com, Jakarta - Dua pesawat regional Delta Air Lines bertabrakan di landasan Bandara LaGuardia, New York, pada Rabu malam. Insiden yang disebut maskapai sebagai tabrakan kecepatan rendah itu merusak kokpit, sayap pesawat, dan melukai seorang pramugari.

Menurut Delta, salah satu pesawat yang membawa 32 penumpang tengah bersiap lepas landas menuju Roanoke, Virginia, ketika sayapnya menyenggol badan pesawat lain yang baru tiba dari Charlotte, North Carolina, dengan 61 penumpang di dalamnya.

FAA menyebut pesawat menuju Virginia seharusnya berhenti dan memberi jalan sesuai instruksi menara kontrol.

Dikutip dari abcnews, Jumat (3/10/2025), Akibat tabrakan, seorang pramugari dilarikan ke rumah sakit karena cedera lutut. Tidak ada penumpang yang mengalami luka. Foto dari lokasi menunjukkan sayap pesawat patah, sementara kokpit pesawat lain mengalami keretakan kaca dan goresan pada hidung.

Rekaman Pilot

Salah satu penumpang, William Lusk, menceritakan suasana hening sesaat setelah pesawatnya tersentak. “Semua orang terdiam. Lalu pilot dengan tenang berkata, ‘Hei, kita baru saja mengalami kecelakaan, tetap tenang’,” ujarnya kepada ABC.

Dalam rekaman komunikasi yang dipublikasikan LiveATC, seorang pilot melaporkan, “Sayap kanan pesawat mereka mengenai hidung dan kokpit kami. Kaca depan kami rusak dan beberapa layar di sini ikut terdampak.”

Meski tergolong tabrakan ringan, peristiwa ini menambah daftar insiden keselamatan penerbangan di AS belakangan ini, termasuk kecelakaan fatal di Washington beberapa waktu lalu.

 

Investigasi FAA dan Penjelasan Pakar

 

FAA menyebut kedua pesawat yang terlibat adalah tipe CRJ-900 yang dioperasikan oleh Endeavor Air untuk Delta Connection. Pesawat ini berkapasitas 70–90 penumpang. Saat ini investigasi masih berjalan.

Mantan penyelidik FAA, Jeff Guzzetti, menilai pilot seharusnya tetap memiliki kesadaran situasional saat meluncur di landasan. “Anda harus tahu di mana posisi sayap dan apa yang mungkin disentuhnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi malam hari bisa membuat visibilitas terbatas karena lampu hidung pesawat biasanya dimatikan. Sistem radar darat canggih memang terpasang di LaGuardia untuk memantau pergerakan pesawat, tetapi belum jelas apakah sistem itu memberi peringatan dalam insiden ini.

Delta menyatakan akan bekerja sama dengan otoritas terkait. “Keselamatan pelanggan dan karyawan adalah prioritas utama,” tegas maskapai. Seluruh penumpang diberi akomodasi hotel, makanan, serta tiket ulang untuk penerbangan keesokan harinya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya