Liputan6.com, Jakarta- Kylian Mbappe menjadi sorotan utama di Real Madrid setelah menunjukkan performa yang sangat produktif pada awal musim 2025-26. Bintang asal Prancis ini telah membukukan 13 gol dari sembilan pertandingan di berbagai kompetisi, menjadikannya pemain utama bagi Los Blancos.
Namun, di balik kegemilangan Mbappe, peran krusial Arda Guler sebagai motor serangan tidak boleh dilupakan. Gelandang muda asal Turki ini menjadi kunci dalam membangun ritme permainan dan menciptakan koneksi vital dengan Mbappe di lini depan.
Advertisement
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, bahkan secara terang-terangan memberikan pujian tinggi kepada Arda Guler, mengakui bahwa pemain tersebut memiliki kualitas untuk menghubungkan lini tengah dengan Mbappe serta menciptakan banyak peluang. Keduanya kini membentuk duet maut yang menakutkan bagi lawan.
"Ya, sebenarnya mereka [Mbappe dan Guler] terhubung dengan baik. Arda bermain sangat baik di antara lini," kata Alonso usai laga Kairat Almaty vs Real Madrid dikutip dari AS Diario.
"Mereka mulai menekan kami jauh lebih keras dari yang kami perkirakan, dan Arda tahu bagaimana menemukan posisi, terhubung dengan mereka yang berada di depan, dan kami memiliki peluang di babak pertama untuk unggul lebih dari 1-0," sambung Alonso.
Performa Gemilang Kylian Mbappe di Awal Musim
Kylian Mbappe langsung menunjukkan adaptasi luar biasa di Real Madrid sejak awal musim 2025-26. Penyerang cepat ini berhasil mencetak 13 gol hanya dalam sembilan pertandingan, baik di kompetisi domestik maupun Eropa, menegaskan statusnya sebagai mesin gol utama tim.
Catatan impresif ini termasuk hat-trick yang dicetaknya saat Real Madrid menghancurkan Kairat Almaty 5-0 di Liga Champions. Mbappe juga memimpin daftar pencetak gol La Liga dan konsisten mencetak gol dalam empat penampilan beruntun di liga tersebut.
Lebih dari itu, Mbappe juga menorehkan rekor pribadi yang mengesankan di Liga Champions. Ia menjadi pemain tercepat ketiga yang mencapai 60 gol di kompetisi elit Eropa tersebut, hanya membutuhkan 89 pertandingan. Pencapaian ini bahkan lebih cepat dari legenda Cristiano Ronaldo yang memerlukan 98 pertandingan untuk mencapai jumlah gol yang sama.