Kekalahan Barcelona dari PSG Disebut Akibat Kesalahan Sendiri

Barcelona harus menerima kenyataan pahit usai dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG). Bermain di Estadi Olimpic Lluis Companys, Blaugrana tumbang 1-2 pada laga Liga Champions.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 02 Oktober 2025, 11:55 WIB
Nuno Mendes melanggar Lamine Yamal dalam laga pembuka Liga Champions antara Barcelona dan PSG di Lluis Companys Olympic Stadium, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona harus menerima kenyataan pahit usai dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG). Bermain di Estadi Olimpic Lluis Companys, Blaugrana tumbang 1-2 pada laga Liga Champions.

Padahal Barcelona sempat unggul lebih dulu lewat gol Ferran Torres. Namun, PSG bangkit dan menyamakan kedudukan melalui pemain muda Senny Mayulu.

Laga tampak akan berakhir imbang hingga menit-menit akhir. Tetapi, Goncalo Ramos memanfaatkan celah tinggi lini belakang Barcelona untuk mencetak gol kemenangan.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Hansi Flick. Barcelona gagal mengulang tren positif setelah sebelumnya menang atas Newcastle United.


Kritik Pedas dari Steve McManaman

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara kepada Ferran Torres saat laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP) AFP

Mantan pemain Liverpool dan Real Madrid, Steve McManaman, memberikan kritik keras kepada Barcelona. Menurutnya, gol yang diderita Blaugrana adalah hasil dari kesalahan mereka sendiri.

McManaman menilai taktik garis pertahanan yang terlalu tinggi menjadi penyebab utama. Ia menilai Barcelona ceroboh pada momen krusial di menit akhir.

“Itu kesalahan sendiri dari Barcelona,” ujar McManaman kepada TNT Sports.

“Kenapa pada menit terakhir waktu normal mereka bermain setinggi garis tengah? Itu membingungkan saya,” tegas McManaman.


Barcelona Dinilai Tak Akan Juara Liga Champions

Vitinha berduel memperebutkan bola dengan Dani Olmo dalam laga pembuka Liga Champions antara Barcelona dan PSG di Lluis Companys Olympic Stadium, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Emilio Morenatti)

McManaman juga memperingatkan bahwa Barcelona tidak akan bisa menjuarai Liga Champions dengan gaya bermain seperti ini. Ia menyebut kebobolan di menit akhir adalah hal yang tidak bisa diterima.

Menurutnya, organisasi permainan Barcelona di lini belakang sangat buruk. Kesalahan ini bisa berakibat fatal dalam persaingan Eropa.

“Jika mereka tidak memperbaiki ini, mereka tidak akan memenangkan kompetisi ini karena tidak mungkin bermain seperti itu,” ucap McManaman.

“Itu gol yang sangat buruk untuk diterima di level mana pun. Begitu telat dalam pertandingan dan mereka tetap mengambil risiko, lihat betapa tingginya posisi mereka dan betapa tidak terorganisirnya,” kata McManaman.


Flick Akui PSG Lebih Layak Menang

Eric Garcia berduel memperebutkan bola dengan Senny Mayulu dalam laga pembuka Liga Champions antara Barcelona dan PSG di Lluis Companys Olympic Stadium, 1 Oktober 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak menampik bahwa PSG tampil lebih baik. Ia menilai lawan mampu menunjukkan kualitas dan energi lebih segar.

Flick menambahkan bahwa Barcelona harus belajar dari kekalahan ini. Timnya akan melakukan evaluasi agar lebih siap pada laga berikutnya.

“Paris memiliki kualitas dan kecepatan yang tinggi. Mereka punya energi segar dan meningkatkan level permainan mereka, mereka memang pantas menang,” ujar Flick.

“Kami sudah menjalani banyak pertandingan dalam beberapa minggu terakhir, jadi kami akan bertemu pada hari Jumat untuk membicarakan hal-hal yang harus diperbaiki. Kami semua akan membicarakan apa yang harus dilakukan lebih baik,” kata Flick.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya