Pasokan Gas Jawa ke Sumatera Lancar, dari Sini Sumbernya

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen menjaga kelancaran pasokan gas di wilayah Jawa.

oleh Septian DenyDiterbitkan 01 Oktober 2025, 21:40 WIB
Pekerja merawat jaringan pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jakarta, Rabu (21/9/2016). (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen menjaga kelancaran pasokan gas di wilayah Jawa. Hal ini ditunjang dengan infrastruktur yang andal, salah satunya Stasiun Bojonegara yang berlokasi di Cilegon, Banten sebagai pintu masuk.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan, Stasiun gas Bojonegara menjadi salah satu infrastruktur vital yang menjadi simpul penghubung antara pipa transmisi dari Sumatera dan jaringan distribusi gas bumi di Pulau Jawa.

“Dengan posisinya yang strategis, Stasiun Bojonegara menjadi gerbang utama masuknya pasokan gas bumi ke wilayah Jawa bagian barat," kata Hery, Rabu (1/10/2025).

Stasiun Bojonegara terhubung dengan jaringan pipa transmisi strategis South Sumatera–West Java (SSWJ) dan distribusi Jawa Barat. Jaringan SSWJ sendiri, sudah mengalirkan gas bumi sejak tahun 2007 sepanjang 1.004 km terdiri dari 736 km ruas pipa transmisi darat (onshore) dan 268 km ruas pipa transmisi bawah laut (offshore) melewati 5 provinsi dan 13 kabupaten/kota.

"Kemudian gas bumi didistribusikan kurang lebih 133 MMSCFD ke berbagai sektor di wilayah Banten, Jakarta, hingga Karawang dan sekitarnya,” jelas Hery.

Station Bojonegara menerima gas bumi dari sumber pasokan yang berada di Sumatera, kemudian dilakukan pengaturan tekanan gas sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian ESDM untuk dialirkan ke jaringan distribusi. Setelah itu, gas bumi disalurkan lebih lanjut untuk berbagai keperluan seperti rumah tangga, industri, komersial hingga kelistrikan.

 

Sistem Operasi Pemeliharaan dan Pengawasan

Pekerja merawat jaringan pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jakarta, Rabu (21/9/2016). (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Dengan sistem operasi pemeliharaan dan pengawasan yang ketat, PGN memastikan gas bumi dapat tersalurkan dengan baik ke pelanggan melalui Stasiun Penerima Bojonegara sesuai dengan aspek HSSE. Selain melaksanakan patroli sepanjang jaringan pipa secara berkala, PGN melaksanakan pemantauan sistem secara real time.

“PGN memiliki tim yang siaga 24/7 untuk memastikan infrastruktur tetap aman dan andal,” ujar Hery.

Menurutnya, keandalan stasiun gas bumi sangat penting untuk menjaga penyaluran gas bumi secara kontinu bagi seluruh sektor konsumen. Dengan pelaksanaan yang disiplin dan mengutamakan aspek HSSE.

"PGN terus memastikan operasional Stasiun Bojonegara dan stasiun gas bumi di berbagai wilayah lainnya agar ekosistem pemanfaatan gas bumi dalam negeri berjalan optimal dan mendukung roda ekonomi nasional,” tutup Hery.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya