Liputan6.com, Jakarta - Anak-anak di Kampung Pemulung, Pancoran Buntu 2, Jakarta Selatan, mendapat kesempatan layanan kesehatan gigi gratis melalui program Layanan Gigi Sehat Anak Indonesia pada Minggu, 28 September 2025.
Kegiatan ini diinisiasi oleh LAZNAS ZIS Indosat bersama platform edukasi parenting Tentang Anak dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Indonesia. Lebih dari 130 anak mengikuti pemeriksaan sekaligus edukasi kesehatan gigi.
Advertisement
Suasana penuh keceriaan terlihat sejak pagi. Anak-anak belajar cara menyikat gigi yang benar melalui permainan sederhana, demonstrasi, hingga sesi tanya jawab.
“Seru sekali, saya jadi tahu kalau harus sikat gigi dua kali sehari,” kata Rani (9), salah satu peserta, sambil menunjukkan sikat gigi baru yang ia terima.
Selain edukasi, anak-anak juga memperoleh paket perawatan gigi berisi sikat dan pasta gigi untuk mendukung kebiasaan sehat di rumah.
VP-Head of B2B & HBB Customer Experience Indosat sekaligus Chairman LAZNAS ZIS Indosat Adhi Purnomo mengatakan program ini menjadi bentuk kepedulian agar anak-anak dari keluarga marginal tetap mendapat hak layanan kesehatan dasar.
“Kesehatan gigi adalah bagian penting dari kesehatan anak secara menyeluruh. Melalui program ini, kami ingin memastikan anak-anak dari komunitas marginal pun mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh sehat dan percaya diri,” ujarnya.
Anak Timbuh Lebih Sehat
Sementara itu, VP Impart & Partnership Tentang Anak, Ida Fauziah, menegaskan pentingnya membangun kebiasaan sejak usia dini. “Edukasi kesehatan harus dimulai sejak dini. Ketika anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi, mereka sedang membangun kebiasaan sehat yang berdampak jangka panjang,” jelasnya.
Kampung Pemulung selama ini dikenal dengan keterbatasan akses kesehatan. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat tumbuh lebih sehat dan masyarakat semakin peduli pada pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
Ke depan, LAZNAS ZIS Indosat bersama Tentang Anak berencana memperluas program ke berbagai daerah lain di Indonesia.
“Harapannya, semakin banyak anak-anak Indonesia bisa tersenyum sehat,” kata Adhi.