Emmanuel Petit: Zinedine Zidane Punya Syarat Khusus Jika Mau Latih Manchester United, Apa Itu?

Spekulasi mengenai masa depan Ruben Amorim di kursi manajer Manchester United semakin panas usai hasil buruk di Premier League akhir pekan lalu.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 29 September 2025, 23:56 WIB
Legenda sepak bola dan pelatih Prancis, Zinedine Zidane, terlihat dalam upacara peluncuran perdana mobil listrik Alpine A390 di Dieppe, Prancis barat laut, pada 27 Mei 2025. (Lou BENOIST/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Spekulasi mengenai masa depan Ruben Amorim di kursi manajer Manchester United semakin panas usai hasil buruk di Premier League akhir pekan lalu.

Nama Zinedine Zidane kembali disebut sebagai kandidat pengganti, namun menurut mantan rekannya di timnas Prancis, Emmanuel Petit, Zidane tidak akan sembarangan menerima tawaran tersebut.

United gagal melanjutkan tren positif setelah menumbangkan Chelsea. Alih-alih meraih kemenangan kedua beruntun, mereka justru tumbang 1-3 dari Brentford di London Barat, Sabtu (28/9). Igor Thiago mencetak dua gol cepat yang membuat Setan Merah langsung tertinggal di babak pertama.

Benjamin Sesko sempat memberi harapan lewat gol debutnya, tetapi Bruno Fernandes gagal menuntaskan peluang emas dari titik penalti pada menit ke-75. Harapan Manchester United benar-benar pupus setelah Mathias Jensen mencetak gol di masa injury time.

Kekalahan itu membuat United terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin. Kondisi ini makin menambah tekanan kepada Amorim, yang sejak awal musim dinilai gagal menghadirkan stabilitas permainan tim.


Syarat Zidane Mau Jadi Pelatih MU

Ia mengakhiri karir sebagai pemain sepak bola pada tahun 2006 dan saat ini didaulat sebagai juru taktik tim yang berjuluk Los Blancos sejak tahun 2016. (Foto: AFP/Oscar Del Pozo)

Di tengah sorotan tersebut, Zidane disebut-sebut menjadi opsi bagi manajemen. Namun, Petit menilai ada beberapa faktor yang bisa membuat sang legenda Prancis ragu.

“Zizou butuh jaminan jika memang ingin menandatangani kontrak dengan Manchester United," kata Petit, dikutip dari Manchester Evening News.

"Selama beberapa tahun terakhir, suasana di sana tidak stabil, mulai dari manajer, kualitas pemain, hingga ekspektasi klub yang tidak sama lagi seperti dulu.”


Zidane Sangat Selektif

Pelatih Real Madird, Zinedine Zidane menyaksikan pemainnya bertanding melawan Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Inggris (7/8/2020). City menang tipis 2-1 dan melaju ke perempat final unggul agregat 4-2 atas Madrid. (Peter Powell/Pool Photo via AP)

Menurut Petit, Zidane adalah sosok yang sangat selektif. Ia tidak hanya melihat besarnya nama klub, tetapi juga kualitas skuad dan dukungan internal. Selain itu, kendala bahasa disebut bisa jadi masalah besar bagi Zidane.

“Jika dia tidak fasih berbahasa Inggris, itu akan jadi hambatan komunikasi di ruang ganti. Zidane juga sudah nyaman hidup di Madrid. Jadi, meninggalkan itu semua bukan perkara mudah,” tambah Petit.

Meski demikian, Petit tetap percaya Zidane punya kapasitas untuk membangkitkan Manchester United jika akhirnya menerima tantangan tersebut.

“Satu-satunya jawaban apakah dia bisa membalikkan keadaan? Tentu saja bisa. Tapi untuk saat ini, saya tidak yakin dengan level sebagian pemain United,” tutupnya.

Sumber: Manchester Evening News


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya