Legenda MU Kritik Keras Ruben Amorim soal Keputusan Mainkan Mason Mount di Posisi Bek Sayap Kiri

Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam kepada manajer Ruben Amorim usai Setan Merah menelan kekalahan 1-3 dari Brentford akhir pekan lalu. Sorotan utama Neville tertuju pada keputusan Amorim yang kembali menempatkan Mason Mount di posisi wing-back kiri.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 29 September 2025, 23:37 WIB
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberi isyarat di samping Mason Mount saat pertandingan semifinal leg kedua Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Bilbao, Kamis, 8 Mei 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam kepada manajer Ruben Amorim usai Setan Merah menelan kekalahan 1-3 dari Brentford akhir pekan lalu. Sorotan utama Neville tertuju pada keputusan Amorim yang kembali menempatkan Mason Mount di posisi wing-back kiri.

Mount masuk menggantikan Luke Shaw pada babak kedua, namun kehadirannya tak mampu mengubah jalannya pertandingan. Justru beberapa menit setelah masuk, United kebobolan gol ketiga melalui serangan balik cepat yang diselesaikan Mathias Jensen.

Padahal, Mount sejatinya berstatus rekrutan besar United pada Juli 2023 lalu dengan mahar £60 juta dari Chelsea. Ia sempat menjadi starter reguler di awal musim, namun harus absen karena cedera saat melawan Burnley.

Setelah pulih, gelandang berusia 26 tahun itu baru dimainkan sebagai pengganti, termasuk dalam laga dramatis melawan Chelsea pekan sebelumnya.


Kritik Neville

The crushing defeat to Manchester City has placed further pressure on Ruben Amorim at Manchester United. This marks the Red Devils' worst start to a season in 33 years.

Namun penempatan Mount di posisi yang bukan spesialisasinya membuat Neville geram. Dalam podcast pribadinya, Neville menyebut keputusan Amorim tersebut sebagai sesuatu yang “benar-benar konyol”.

“Saya sudah mengatakan beberapa minggu lalu bahwa Mason Mount tidak boleh dimainkan sebagai wing-back kiri. Tapi dia kembali dipasang di sana saat melawan Brentford. Itu terlihat sangat buruk,” tegas Neville.

Neville menambahkan, penggunaan Mount di posisi itu sama sekali tidak masuk akal. “Anda tidak bisa menaruh Mason Mount di wing-back kiri, itu tidak boleh terjadi. Bahkan di posisi naturalnya saya kadang masih meragukan, apalagi di sana. Itu keputusan yang konyol,” ujarnya lagi.


Performa Manchester United

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di kursinya selama pertandingan Premier League antara Brentford dan Manchester United di Stadion Komunitas Gtech, London, pada Sabtu (27/9/2025). (JUSTIN TALLIS / AFP)

Tak hanya soal Mount, Neville juga menyoroti performa United secara keseluruhan. Menurutnya, kemenangan atas Chelsea sebelumnya seakan tertolong oleh kartu merah lawan sehingga tidak bisa dijadikan tolok ukur.

“Melihat laga melawan Brentford, saya mulai merasa ada pemain yang mulai ragu dengan sistem dan ide yang diterapkan. Dari bahasa tubuh hingga ekspresi wajah, terlihat ada keraguan,” kata Neville.

Kekalahan dari Brentford membuat United gagal memanfaatkan momentum untuk merangkai hasil positif. Mereka kini harus mencari cara bangkit agar tak semakin tercecer di papan klasemen Premier League.

Sumber: The Gary Neville Podcast


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya