Pemecatan Ruben Amorim Ditunda, Manchester United Incar Manajer Kesayangan Harry Kane

Manchester United masih kesulitan meraih hasil positif di Liga Inggris dan kini telah menjalin kontak dengan manajer papan atas sebagai calon pengganti Ruben Amorim.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 30 September 2025, 08:00 WIB
Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memimpin anak asuhnya saat bertandang ke markas Manchester City pada pekan 4 Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (14/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Tekanan berat makin dirasakan Ruben Amorim menyusul kekalahan mengecewakan Manchester United dari Brentford, akhir pekan lalu. Ini adalah kekalahan keempat musim ini di semua kompetisi.

Dengan posisi Manchester United yang kini berada di paruh bawah klasemen Liga Inggris, para pendukung mulai diliputi kecemasan karena Setan Merah terus terpuruk, namun tetap mempertahankan formasi 3-4-3.

Kejadian langka terlihat saat Bruno Fernandes dan Harry Maguire tampil buruk melawan Brentford. Tapi, rekan satu tim mereka juga tidak tampil maksimal di laga tersebut.

Usai pertandingan, Amorim menyayangkan timnya yang bermain kurang kendali. Dia juga mengakui The Bees jauh lebih mudah menciptakan peluang menyerang pada laga itu.

"Saat kami menang, masalahnya bukan pada sistemnya. Saat kami kalah, masalahnya pada sistemnya. Saya mengerti itu. Saya pikir kami lebih suka bermain seperti Brentford ingin bermain. Dengan umpan-umpan panjang, kami menendang bola, merebut bola kedua, dan kami tidak pernah menemukan ritme permainan kami. Kami tidak pernah memainkan gaya permainan kami," ujarnya.

"Kami tidak pernah menekan lawan. Kami tahu bahwa setiap kali mereka merebut bola, mereka akan berlari, dan mereka akan berebut bola. Kami kebobolan dua gol seperti itu."


Tegas Cari Pengganti Ruben Amorim

Ekspresi Ruben Amorim usai laga Manchester City vs Manchester United pada pekan ke-4 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Amorim akan berusaha menstabilkan keadaan pada pertandingan selaanjutnya. Meski demikian, Sir Jim Ratcliffe mungkin sekarang telah mengambil langkah tegas untuk menemukan penggantinya.

Menurut talkSPORT, Manchester United dan Ratcliffe telah menjalin kontak dengan mantan manajer Inggris Gareth Southgate dalam beberapa pekan terakhir untuk menggantikan Amorim di bangku cadangan Old Trafford.

Namun, manajer Crystal Palace Oliver Glasner dan pelatih Bournemouth Andoni Iraola juga masuk dalam tiga kandidat mereka.


Pemecatan Ruben Amorim Ditunda

Pelatih Ruben Amorim yang didatangkan untuk menggantikan posisi Erik ten Hag pada November 2024 lalu gagal memperbaiki performa The Red Devils di kancah domestik. (Oli SCARFF/AFP)

Keputusan untuk berpisah dengan Amorim kemungkinan akan ditunda hingga November, dengan biaya pemutusan hubungan kerjanya dengan klub saat ini diperkirakan sekitar 12 juta pounds.

Southgate, yang lebih menyukai formasi 4-3-3, sedang rehat dari dunia kepelatihan setelah membawa Inggris ke final Euro 2024. Pria berusia 55 tahun itu juga membawa The Three Lions ke final kompetisi bergengsi tahun 2020 sekaligus finis di posisi keempat di Piala Dunia 2018.


Bendung Laju Kebobolan Manchester United

Gareth Southgate. Pelatih berusia 51 tahun yang masih menjabat sebagai pelatih Timnas Inggris ini sukses membawa Three Lions menjadi runner-up di ajang Euro 2020 lalu. Sebelumnya, ia pernah membesut Middlesbrough pada 2006 hingga 2009 dan Inggris U-21 pada 2013 hingga 2016. (AFP/Pool/Frank Augstein)

Salah satu pemain timnas, Harry Kane sebelumnya menjulukinya sebagai salah satu manajer terhebat Inggris sepanjang masa setelah ia meninggalkan posisinya dengan rekor 61 kemenangan, 24 seri, dan 17 kekalahan dalam 102 pertandingan, yang memberinya rasio kemenangan sebesar 59,8%.

Satu-satunya pengalamannya di Liga Primer sebagai pelatih datang bersama Middlesbrough dari tahun 2006 hingga 2009. Namun, Manchester United akan menjadi tim yang sama sekali berbeda, meskipun penampilan luarnya yang tegas dan kemampuannya membangun tim yang kompak dapat membantu membendung laju kebobolan di Setan Merah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya