Dalam Sehari, Pelajar Dua Sekolah di Lampung Diduga Keracunan MBG, Ada yang Sampai Kejang-Kejang

Makanan itu diketahui berasal dari dapur SPPG Yayasan Al Rafaeza, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 29 September 2025, 19:53 WIB
Sejumlah pelajar SMA di Lampung Utara dirawat usai keracunan MBG (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban. Dalam sehari, dua sekolah di Lampung dilaporkan mengalami kasus dugaan keracunan usai menyantap menu MBG, Senin (29/9/2025).

Belasan pelajar di Kabupaten Tulang Bawang dan Lampung Utara merasakan gejala mulai dari pusing, mual, muntah hingga kejang-kejang usai menyantap makanan MBG.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Sendi Antoni membenarkan adanya insiden keracunan tersebut di wilayahnya.

Siswa Pusing dan Mual Usai Santap Ayam Goreng Bumbu Kacang

Dia menyebut, sebanyak 8 pelajar SDN 06 Penumangan Lama mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi, ayam sambal kacang, tumis sawi wortel, pisang, dan susu.

“Mereka mengeluhkan pusing dan mual setelah makan ayam goreng bumbu kacang,” ujar Sendi dikonfirmasi, Senin (29/9).

Makanan itu diketahui berasal dari dapur SPPG Yayasan Al Rafaeza, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

"Seluruh siswa yang terdampak langsung mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.

Kasus Serupa di Lampung Utara

Peristiwa serupa juga terjadi di SMA Negeri 4 Kotabumi, Lampung Utara. Sejumlah pelajar mengeluhkan pusing, muntah hingga pingsan usai menerima MBG yang dibagikan sekitar pukul 11.30 WIB.

Menu yang disajikan antara lain ayam goreng, tumis tempe buncis, semangka, dan timun.

Salah satu siswi, Mutiara Arison (15), menuturkan bahwa beberapa rekannya bahkan sempat mengalami kejang-kejang.

“Awalnya teman saya pusing, lalu muntah sampai pingsan. Ada yang dibawa ke UKS, tapi tiga orang kemudian dirujuk, satu di antaranya ke rumah sakit,” kata Mutiara.

Pelajar Sampai Kejang-kejang

Dia menambahkan, lima anggota ekskul karate di sekolahnya juga ikut merasakan gejala serupa. Sebagian masih dirawat di RS Handayani Kotabumi.

"Ada lima siswa juga yang keracunan, mereka anak ekskul karate. Ya yang dialami teman-teman yang saya lihat ada merasa pusing, mual-mual, terus sampe kejang-kejang," tuturnya.

Berdasarkan data sementara, total siswa yang mengalami gejala keracunan MBG di dua sekolah tersebut mencapai 16 orang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya