Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut demo ricuh Agustus kemarin.
Hal itu disampaikan usai menjenguk Direktur Lokataru Delpedro Marhaen dan kawan-kawan di Polda Metro Jaya, Selasa 23 September 2025. Selain Delpedro, rombongan juga menengok Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP dan Figha Lesmana.
Advertisement
Lukman enggan bicara lebih jauh terkait dengan jerat hukum enam orang aktivis tersebut. Dia hanya menitipkan pesan polisi tetap memperhatikan hak-hak mereka saat mendekam di tahanan.
Sementara itu, bocah perempuan usia 8 tahun ditemukan tewas mengenaskan di kamar kos lantai tiga di Jalan Arwana Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.
Sang ibu yang selama ini tinggal bersama korban sempat menghilang setelah kejadian tersebut. Beruntung sudah ditemukan polisi yang sedang berpatroli dan kini masih diperiksa.
Korban berinisial AR ditemukan, sudah membusuk, tergeletak tanpa busana, menengadah ke atas, dengan ceceran darah mengering di lantai kamar pada Minggu dini hari 21 September 2025.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan sang ibu berinisial MKR (35) sempat menghilang usai kejadian.
Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah terkait penumpang bus TransJakarta dari arah Semanggi menuju Slipi di Jakarta Barat terpaksa turun ditengah jalan imbas kemacetan parah di jalur tersebut pada Rabu malam 24 September 2025.
Pantauan di lokasi pada pukul 19.30 WIB, para penumpang turun dari bus TransJakarta dan berjalan menyusuri Jalan Gatot Subroto, tepatnya di dekat Halte Slipi Petamburan.
Ada pun kendaraan roda empat yang mengambil lajur paling kanan dari depan Gedung DPR RI ke arah Slipi, hanya dapat menempuh jarak sekitar 800 meter sejak 17.50 WIB.
Kendaraan roda empat yang mengambil lajur sisi kanan lebih tersendat dibandingkan lajur kiri yang akan berbelok ke arah Stasiun Palmerah maupun simpang setelahnya ke arah Jalan Palmerah Utara.
Berikut deretan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:
1. Istri Gus Dur hingga Mantan Menag jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Delpedro Cs
Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut ricuh demo Agustus kemarin.
Hal itu disampaikan usai menjenguk Direktur Lokataru Delpedro Marhaen dan kawan-kawan di Polda Metro Jaya, Selasa 23 September 2025.
Selain Delpedro, rombongan juga menengok Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP dan Figha Lesmana.
"Kaitannya dengan penjamin ya, kami sudah bersepakat dari Gerakan Nurani Bangsa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penangguhan itu. Jadi poinnya kami bersedia untuk menjadi penjamin," kata Lukman kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa 23 September 2025.
2. Sempat Menghilang, Ibu Bocah Perempuan Tewas Mengenaskan di Kos Penjaringan Diamankan Saat Patroli
Bocah perempuan usia 8 tahun ditemukan tewas mengenaskan di kamar kos lantai tiga di Jalan Arwana Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.
Sang ibu yang selama ini tinggal bersama korban sempat menghilang setelah kejadian tersebut. Beruntung sudah ditemukan polisi yang sedang berpatroli dan kini masih diperiksa.
Korban berinisial AR ditemukan, sudah membusuk, tergeletak tanpa busana, menengadah ke atas, dengan ceceran darah mengering di lantai kamar pada Minggu dini hari 21 September 2025.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan sang ibu berinisial MKR (35) sempat menghilang usai kejadian.
Polisi kemudian melakukan pencarian hingga mendapati MKR di daerah Kertajaya, sekitar pukul 04.20 WIB. Perempuan itu langsung diamankan dan kini masih diperiksa intensif.
"Ibunya kami temukan sedang berjalan di daerah Kertajaya saat kami Patroli KRYD," kata Agus saat dihubungi, Senin 22 September 2025.
3. Ini Penyebab Jakarta Macet Parah pada Rabu Malam 24 September 2025
Penumpang bus TransJakarta dari arah Semanggi menuju Slipi di Jakarta Barat terpaksa turun ditengah jalan imbas kemacetan parah di jalur tersebut pada Rabu malam 24 September 2025.
Pantauan di lokasi pada pukul 19.30 WIB, para penumpang turun dari bus TransJakarta dan berjalan menyusuri Jalan Gatot Subroto, tepatnya di dekat Halte Slipi Petamburan.
"Tadi kata penumpang yang jalan, dia sudah dari jam 15.00 WIB dalam bus Tj (TransJakarta). Kayaknya memang sudah macet dari Semanggi, terus turun di sini dekat Halte Slipi Petamburan," kata seorang pengguna jalan bernama Mita, melansir Antara, Kamis 25 September 2025.
Mita mengatakan, kendaraan-kendaraan dari arah Semanggi yang hendak putar balik di perempatan Palmerah terpaksa diarahkan oleh petugas ke Jalan KS Tubun atau putar balik di Tomang.