Pertahanan Man United Dihujani Kritik Pedas Usai Dipermalukan Brentford: Maguire dan De Ligt Biang Kerok

Tiga pundit bola, termasuk Micah Richards, menyebut performa Manchester United 'mengerikan' usai kalah 1-3 dari Brentford. Richards menuding sistem Ruben Amorim dan kesalahan Maguire-De Ligt sebagai penyebab.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 28 September 2025, 13:28 WIB
Manchester United menelan kekalahan telak 1-3 dari Brentford pada laga pekan keenam Premier League di Gtech Community Stadium, London, Sabtu (27/9/2025) malam WIB. (Maja Smiejkowska/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta Kritik yang sangat pedas dilontarkan untuk lini pertahanan Manchester United setelah mereka kembali menelan kekalahan. Mantan bek Timnas Inggris, Micah Richards, bahkan secara tegas menyebut performa para pemain belakang The Red Devils "amburadul".

Setan Merah baru saja takluk 1-3 dari Brentford dalam laga lanjutan Premier League, Sabtu (27/9/2025). Kekalahan ini membuat start mereka di musim ini semakin terpuruk dan memprihatinkan.

Menurut Richards, kekalahan tersebut tidak lepas dari kesalahan-kesalahan fatal yang terjadi di lini belakang. Ia merasa para pemain bertahan United terlihat kebingungan dan sama sekali tidak tahu apa yang harus mereka lakukan.

Tidak hanya itu, Richards juga secara terang-terangan menunjuk dua pemain bertahan United sebagai biang keladi. Keduanya dianggap bertanggung jawab utama atas dua gol pertama yang bersarang di gawang Altay Bayindir.


Pertahanan yang Amburadul

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di kursinya selama pertandingan Premier League antara Brentford dan Manchester United di Stadion Komunitas Gtech, London, pada Sabtu (27/9/2025). (JUSTIN TALLIS / AFP)

Micah Richards tidak menahan diri sedikit pun dalam analisis tajamnya pasca-pertandingan. Ia menggambarkan performa lini belakang Manchester United saat berhadapan dengan Brentford hanya dengan satu kata: amburadul.

Menurutnya, ada kebingungan total yang melanda para pemain bertahan di lapangan. Mereka tampak tidak yakin di mana seharusnya posisi mereka dalam sistem permainan yang diterapkan oleh tim.

"Itu amburadul," ujar Richards kepada BBC Sport mengomentari penampilan MU.

"Saya masih berpikir sistem ini menghambat mereka. Mereka tidak yakin di mana seharusnya mereka berada," lanjutnya.


Tunjuk Hidung Maguire dan De Ligt

Gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes, berbicara dengan bek Manchester United asal Inggris #05, Harry Maguire (kanan), dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 20 September 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Richards tidak berhenti pada kritik umum tentang sistem tim saja. Ia secara spesifik menunjuk kesalahan individual yang sangat fatal yang dilakukan oleh dua bek tengah andalan Manchester United.

Harry Maguire disalahkan karena dianggap mengambil risiko yang tidak perlu dengan mencoba menerapkan jebakan offside untuk gol pertama. Sementara itu, Matthijs de Ligt dinilai benar-benar kehilangan arah untuk gol kedua.

"Namun, dari segi gol, ada kesalahan-kesalahan individual. Harry Maguire mencoba bermain offside untuk gol pertama—tidak ada gunanya berjudi di sana," jelas Richards.

Lanjut Baca:

"Kemudian, untuk gol kedua, De Ligt tidak tahu ke mana dia pergi dan kemudian Maguire tidak yakin di mana harus memposisikannya," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya