Liputan6.com, Jakarta - Nama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, seringkali menjadi sasaran penyebaran informasi palsu atau hoaks di berbagai platform digital. Hoaks-hoaks ini tersebar luas melalui aplikasi percakapan dan media sosial, menciptakan kebingungan di tengah masyarakat.
Artikel ini akan mengulas beberapa deretan hoaks seputar Cak Imin yang pernah viral, lengkap dengan klarifikasi dan fakta sebenarnya.
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Cak Imin Sudah Ajukan Nama Anies Baswedan ke Prabowo Sesuai Permintaan Anies
Beredar di media sosial postingan artikel Cak Imin mengajukan nama Anies Baswedan ke Prabowo sesuai permintaan Anies. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 20 Oktober 2024.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Detik.com berjudul:
"Cak Imin: "Sebenarnya Saya Sudah Ajukan Nama Mas Anies ke Pak Prabowo, Sesuai Pesan Mas Anies, Tapi Mohon Maaf Mas Anies, Beliau Nyatakan Kursi Kabinet sudah Full."
Lalu benarkah postingan artikel Cak Imin mengajukan nama Anies Baswedan ke Prabowo sesuai permintaan Anies? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Pelajar Pasang Gambar Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Ruang Kelas
Beredar di media sosial postingan foto pelajar sedang memasang foto Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di ruang kelas. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 Januari 2024.
Dalam postingannya terdapat sejumlah pelajar dan guru sedang memasang foto Anies Baswedan dan pelajar lain memegang foto Muhaimin Iskandar.
Postingan itu disertai narasi "Amin"
Lalu benarkah postingan foto pelajar sedang memasang foto Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di ruang kelas? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Cak Imin Dapat Sedikit Hasil Korupsi Kuota Haji dari Yaqut Cholil Qoumas
Beredar di media sosial postingan artikel Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat sedikit hasil korupsi kuota haji dari Yaqut Cholil Qoumas. Postingan itu beredar sejak bulan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 15 Agustus 2025.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari CNN Indonesia berjudul:
"Cak Imin Soal Korupsi Kuota Haji Saya Dapat Sedikit Dari Menteri Yaqut Itu Pun Sudah Diikhlaskan Rakyat Tidak Berdosa".
Akun itu menambahkan narasi "Rakyat yang mana Cak?"
Lalu benarkah postingan artikel Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat sedikit hasil korupsi kuota haji dari Yaqut Cholil Qoumas? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.