133 Traktor Baru Perkuat Petani Ogan Komering Ilir Menuju Pertanian Modern

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, sebagai bagian dari program strategis daerah dalam mempercepat mekanisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

oleh Wuri AnggariniDiperbarui 25 September 2025, 00:37 WIB
Penyaluran bantuan 133 traktor Harfia Agriculture. Foto: Harfia Agriculture

Liputan6.com, Jakarta Pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memasuki babak baru. Pada Maret 2025, sebanyak 133 unit traktor roda empat produksi Harfia resmi disalurkan kepada para petani. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, sebagai bagian dari program strategis daerah dalam mempercepat mekanisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Seperti Air Sugihan, salah satu kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI) yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di Sumatera Selatan. Potensi lahan pertaniannya yang luas dengan dukungan sistem irigasi membuat wilayah ini ideal untuk pengembangan pertanian berskala besar. Namun, besarnya lahan juga menuntut dukungan teknologi agar pengelolaannya lebih efektif dan berkelanjutan.

Dari Tenaga Manual ke Teknologi Modern

Penyaluran bantuan 133 traktor Harfia Agriculture. Foto: Harfia Agriculture

Distribusi ratusan traktor ini menandai pergeseran nyata dari pola pertanian tradisional menuju pertanian modern berbasis mekanisasi. Traktor roda empat bukan sekadar alat bantu, tetapi simbol komitmen pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong produktivitas serta efisiensi di lapangan.

Dengan hadirnya traktor, pengolahan lahan kini bisa dilakukan lebih cepat, hemat tenaga, dan mampu menjangkau area yang lebih luas. Petani juga bisa mempercepat siklus tanam hingga meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari satu kali tanam menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun (IP200–IP300).

“Ini bukan hanya bantuan alat, tapi bagian dari transformasi menyeluruh. Petani kini bisa lebih mandiri, lebih produktif, dan lebih siap menghadapi tantangan pertanian modern,” ungkap salah satu koordinator kelompok tani Air Sugihan.

Harfia Tidak Sekadar Menjual

Presiden Prabowo Subianto di atas alsintan Harfia. Foto: Harfia Agriculture

Salah satu kekuatan dari program ini terletak pada peran PT Harfia Construction Machinery, produsen traktor nasional yang tidak hanya menyediakan alat, tetapi juga memastikan keberlanjutan penggunaannya. Harfia memberikan layanan purna jual, pelatihan operator, serta dukungan teknis di lapangan agar setiap unit yang disalurkan benar-benar berfungsi secara maksimal.

“Kami ingin memastikan setiap alat yang kami distribusikan benar-benar digunakan dan dirawat dengan baik. Petani kami dampingi mulai dari pelatihan dasar hinggaperawatan berkala. Kami percaya, teknologi hanya akan bermanfaat jika didukung oleh edukasi dan pendampingan,” ujar perwakilan PT Harfia Construction Machinery (HCM). 

Ogan Komering Ilir, Masa Depan Pangan Nasional

Dengan program ini, Ogan Komering Ilir berpotensi menjadi model daerah pertanian modern yang sukses, tidak hanya di Sumatera Selatan, tapi juga secara nasional. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah pusat dalam mendorong kemandirian pangan nasional melalui mekanisasi dan efisiensi.

Distribusi traktor ke daerah ini juga menunjukkan bahwa pembangunan pertanian tidak lagi hanya terfokus pada infrastruktur keras (seperti irigasi dan jalan tani), tetapi juga pada pemberdayaan teknologi dan sumber daya manusia di sektor pertanian. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan, dan ketergantungan pada impor bahan pokok, program seperti ini memberikan harapan baru. Bukan hanya bagi petani lokal, tetapi juga bagi arah kebijakan pangan Indonesia ke depan.

 

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya