Polisi Diminta Bebaskan Delpedro Cs Usai Ada Permintaan Penangguhan dari Istri Gus Dur hingga Mantan Menag

Pihak keluarga dan tim advokasi berharap penangguhan penahanan segera diberikan demi menjamin proses hukum yang lebih adil.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 23 September 2025, 19:40 WIB
Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut ricuh demo Agustus kemarin.

Terkait hal itu, Tim Advokasi untuk Demokrasi berharap pihak kepolisian segera membebaskan enam orang aktivis tersebut termasuk Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.

"Pak Kapolda dan Wakapolda kami harap bukan sekedar menyambut. Situasi ini mesti digunakan dan dimanfaatkan oleh pihak Kepolisian agar beroreintasi pada dan untuk kepentingan para tahanan Delpedro dan kawan-kawan. Kita yang diluar bisa saling menyambut tapi mereka yang ditahan sudah terlalu banyak nama untuk kita sebut," kata Juru Bicara Tim Advokasi Lokataru Fian Alaydrus dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, kehadiran Sinta Nuriyah hingga Komaruddin Hidayat bisa dibaca sebagai pesan agar polisi menghentikan praktik pengkambinghitaman terhadap aktivis muda.

Fian menerangkan, mereka yang ditahan, kata Fian, bukan kriminal, melainkan orang-orang yang justru membantu pembebasan pelajar, memberi advokasi hukum, hingga bersuara kritis atas kebijakan publik.

"Para tokoh yang terhormat ini juga merupakan penjamin dari penangguhan penahanan kepada Delpedro dkk, jika Pak Kapolda menaruh rasa hormat kepada mereka, maka sebaiknya bapak bisa memberikan penangguhan atau sampai memberikan SP3 kepada para tahanan," ucap dia.

 

Bernafas Lega

Kakak kandung Delpedro, Delpiero Hegeliean, mengaku lega ada dukungan dari GNB. Dia berharap penangguhan penahanan yang sudah lama diajukan bisa segera dikabulkan.

"Karena dengan adanya penangguhan penahanan saya rasa proses hukum yang dijalani juga nantinya akan lebih fair untuk kawan-kawan aktivis. Karena dengan mereka ditahan sekaligus dilakukan pemeriksaan, tentu saja mereka akan tertekan secara psikis maupun fisik," ucap dia.

Delpiero juga mempertanyakan mekanisme hukum yang berjalan. Menurutnya, Delpedro ditangkap pada 1 September, tapi hanya seminggu kemudian polisi sudah minta perpanjangan penahanan.

Jaksa baru mengabulkan pertengahan September, dan surat resmi baru sampai ke tangan Delpedro Jumat lalu.

"Jadi saya tidak mengerti secara mekanisme apakah itu benar atau tidak, cuman lagi-lagi yang kami harapkan adalah penyoalan penangguhan penahanan," tandas dia.

Istri Gus Dur hingga Mantan Menag jadi Penjamin Penangguhan Penahanan

Sebelumnya, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut ricuh demo Agustus kemarin.

Hal itu disampaikan usai menjenguk Direktur Lokataru Delpedro Marhaen dan kawan-kawan di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025). Selain Delpedro, rombongan juga menengok Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP dan Figha Lesmana.

 "Kaitannya dengan penjamin ya, kami sudah bersepakat dari Gerakan Nurani Bangsa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penangguhan itu. Jadi poinnya kami bersedia untuk menjadi penjamin," kata Lukman kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025).

Lukman enggan bicara lebih jauh terkait dengan jerat hukum enam orang aktivis tersebut. Dia hanya menitipkan pesan polisi tetap memperhatikan hak-hak mereka saat mendekam di tahanan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya