Sekolah Garuda Buka Pintu Pendidikan untuk Semua Kalangan, Termasuk Masyarakat Miskin 

Sekolah Garuda hadir untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global dan masuk ke perguruan tinggi ternama.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 23 September 2025, 17:30 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Senin. (22/9/2025).

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan keberadaan Sekolah Garuda yang digagas lewat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto akan menjadi pelengkap dari program Sekolah Rakyat.

“Sekolah Garuda melengkapi Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi mereka yang berasal dari desil miskin atau pun miskin ekstrem. Sekolah Garuda berkomitmen memberikan akses kepada mereka yang paling berprestasi dari kalangan manapun, termasuk dari keluarga miskin,” kata Stella di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Senin. (22/9/2025).

Stella menjelaskan Sekolah Garuda hadir untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global dan masuk ke perguruan tinggi ternama. Sekolah ini dirancang sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas modern, yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan memutus rantai kemiskinan menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Senin. (22/9/2025).

Tak hanya menerima siswa berprestasi dari keluarga menengah, Sekolah Garuda juga membuka pintu untuk keluarga mampu. Wamen Stela menambahkan Sekolah Garuda menerapkan dua skema pembiayaan: 80 persen siswanya akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah, sedangkan 20 persen sisanya berbayar. 

“Agar mereka yang berprestasi, tetapi dari keluarga yang mampu berbayar tetap bisa bersekolah di Sekolah Garuda. Tapi tentu saja karena mereka mampu berbayar, tidak perlu negara membayar mereka,” sambungnya.

Stella juga menegaskan, siswa dari Sekolah Rakyat bisa melanjutkan di Sekolah Garuda, selama berprestasi dan memenuhi kriteria.

“Kita berharap ini ada kelengkapan dan kesinambungan. Mereka yang berasal dari Sekolah Rakyat tetapi berprestasi sangat mungkin untuk melanjutkan ke SMA di Sekolah Garuda," ujarnya.

Kemendikti Saintek Siapkan 4 Sekolah Garuda Baru

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Senin. (22/9/2025).

Sekolah Garuda terdiri dari Sekolah Garuda baru dan Sekolah Garuda transformasi. Untuk tahun ini, Kemendikti Saintek telah menyiapkan empat Sekolah Garuda baru yang ditargetkan rampung dan resmi beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Keempatnya berlokasi di Provinsi NTT, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara.  

Adapun Sekolah Garuda transformasi, Stella mengatakan, sejauh ini sudah ada 12 sekolah.

“Siswa kelas 12 di sekolah-sekolah itu tahun ini sudah beberapa terpilih untuk mendapatkan beasiswa. Sementara siswa kelas 11 dan kelas 12 akan mengikuti pengayaan,” jelas Stella.

Lantas apa yang membedakan Sekolah Garuda dengan SMA pada umumnya, Stella menjelaskan, perbedaanya bukan pada kurikulum, melainkan pembelajarannya secara keseluruhan.

“Ada tiga pilar tujuan dari sekolah Garuda, yakni pemerataan akses, inkubator pemimpin bangsa, dan prestasi akademik serta pengabdian kepada masyarakat. Jadi satu yang sangat menonjol dari Sekolah Garuda ini adalah pengabdian kepada masyarakat. Ini akan menjadi bagian yang sangat penting di dalam Sekolah Garuda,” tutur Stella.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya