BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Lampung, Nelayan Diminta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Lampung.

oleh Ardi MuntheDiperbarui 18 September 2025, 16:57 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem sebabkan gelombang tinggi di perairan.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Lampung. Peringatan ini berlaku sejak Kamis (18/9/2025) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (21/9/2025) pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Panjang, Eka Suci menjelaskan pola angin di wilayah perairan Lampung umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 2-25 knot.

"Kecepatan tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian Selatan Lampung serta Perairan Teluk Lampung bagian Utara dan Selatan," kata Eka, Kamis (18/9/2025).

Berdasarkan analisis, dijelaskan Eka, gelombang dengan ketinggian 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Teluk Lampung bagian Selatan.

"Sementara, gelombang lebih tinggi mencapai 2,5-4 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung," jelas dia.

 

Antisipasi Risiko Kecelakaan Laut

Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan laut, lanjut dia, BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan para pelaku pelayaran agar waspada. Kapal nelayan berisiko terdampak jika angin mencapai 15 knot dengan gelombang setinggi 1,25 meter.

Kemudian, kapal tongkang berpotensi terhambat jika kecepatan angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter.

Sementara, kapal feri berisiko terganggu jika kecepatan angin mencapai 21 knot dengan gelombang 2,5 meter.

Infografis Sejumlah Wilayah Indonesia Hadapi Anomali Cuaca Hujan Saat Musim Kemarau. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya