Dunia Pesantren Sinergikan Penguatan Ekonomi Umat Berskala Global

Menurut Ketua Panitia IIEF 2025, Ustaz Akhen Amalageng, sinergi tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan ekonomi dunia saat ini.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 18 September 2025, 11:19 WIB
International Islamic Edu Fair (IIEF) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - International Islamic Edu Fair (IIEF) 2025 d Edutorium UMS, Surakarta pada 11-13 Oktober 2025 akan mensinergikan peran dunia pesantren bagi ekonomi umat berskala global.

Menurut Ketua Panitia IIEF 2025, Ustaz Akhen Amalageng, sinergi tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan ekonomi dunia saat ini.

“IIEF 2025 adalah langkah nyata untuk menyatukan visi, membangun sinergi, dan memperkuat peran kolektif umat Islam di tengah masyarakat," kata Akhen dalam keterangan diterima.

Akhen mengajak seluruh pengelola lembaga pendidikan dan pelaku bisnis halal, khususnya owner travel haji dan umrah untuk bersinergi bersama.

"Ini adalah momentum terbaik untuk menunjukkan potensi besar pendidikan Islam dan ekonomi umat di kancah global,” yakin Akhen.

 

Pentingya Silaturahmi

Senada dengan hal itu, Ketua Forum Ma’ahid wa Madaris Qur’an Indonesia (Formaqin), Umarulfaruq Abubakar, juga menekankan pentingnya silaturahmi. Dia mengungkap, Formaqin adalah organisasi asosiasi pengajar dan pesantren tahfidz se-Indonesia yang menaungi kegiatan IIEF.

“Pesantren harus ikut acara ini. Karena ini adalah ajang silaturahmi yang otentik, untuk memperkuat ukhuwwah Islamiyah dan mengoptimalkan potensi ekonomi umat," kata Umarulfaruq.

Dengan bersinergi, Umarulfaruq percaya pesantren bisa mandiri secara ekonomi dan berkontribusi lebih besar untuk peradaban.

"Mari kita jadikan IIEF sebagai momentum untuk tumbuh bersama, karena ekonomi umat yang kuat lahir dari sinergi yang kokoh,” jelas Ustadz Umarul Faroeq Abubakar," dia menutup.

Sebagai informasi, IIEF 2025 merupakan kelanjutan dari kegiatan tahunan rutin. Tahun ini, IIEF mengangkat tema dari pensanten untuk dunia. Acara yang berlangsung selama tiga hari pada pekan depqn tersebut menargetkan oleh 40.000 pengunjung.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya