Mengapa Liga Europa tidak Dimainkan di Pekan yang sama dengan Liga Champions?

UEFA ubah format kompetisi dengan pekan eksklusif. Liga Europa absen pekan ini, beri panggung penuh untuk Liga Champions. Ini penjelasannya.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 16 September 2025, 19:34 WIB
Kiper Tottenham Guglielmo Vicario mencium trofi Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United di San Mames, Kamis (22/5/2025). (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta Pecinta sepak bola Eropa mungkin bertanya-tanya mengapa jadwal pertandingan pekan ini terasa berbeda. Liga Europa, yang biasanya menyemarakkan Jumat dini hari WIB, tidak menemani gelaran Liga Champions. Hal ini bukanlah sebuah kesalahan penjadwalan, melainkan sebuah kebijakan baru yang sengaja diterapkan oleh UEFA.

Kebijakan baru ini memberikan setiap kompetisi – Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Conference – pekan eksklusifnya sendiri tanpa tumpang tindih. Pekan ini, giliran Liga Champions yang mendapatkan panggung tunggal, dengan pertandingan digelar dari Selasa hingga Jumat dini hari WIB, termasuk laga Newcastle United melawan Barcelona yang menjamu pada hari Kamis.

Dengan demikian, para penggemar tim-tim seperti Nottingham Forest, Aston Villa, Celtic, dan Rangers harus bersabar sedikit lebih lama. Liga Europa baru akan bergulir pada pekan depan, menandai dimulainya babak penyisihan grup untuk kompetisi kelas dua UEFA tersebut.


Perubahan Besar dalam Perwakilan Inggris

Di era Premier League, tercatat hanya ada 5 pemain Aston Villa yang mampu mencetak total 20 gol atau lebih di semua kompetisi. Siapa saja? Ini dia daftar kelimanya. (AFP/Geoff Caddick)

Komposisi wakil Inggris di Liga Europa mengalami perubahan mendadak akibat aturan kepemilikan ganda UEFA. Crystal Palace harus tersingkir karena pada tenggat waktu yang ditetapkan UEFA, John Textor masih memegang saham pengendali di kedua klub, yaitu Palace dan Lyon, yang melanggar aturan badan pengatur tersebut.

Akibat pelanggaran aturan kepemilikan ganda itu, Crystal Palace akhirnya diturunkan ke Liga Conference League. Keputusan ini membuka jalan bagi Nottingham Forest untuk naik kelas dan mengambil alih tempat yang semula diperuntukkan bagi The Eagles di Liga Europa.

Perubahan ini juga berarti Aston Villa menjadi satu-satunya perwakilan Inggris lainnya yang langsung masuk ke fase grup Liga Europa. Villa lolos setelah finis di posisi yang hampir mendekati zona Liga Champions musim lalu.


Pekan Eksklusif sebagai Alasan Utama

Trofi Liga Champions berada di tengah panggung drawing fase grup Liga Champions 2019-2020, di Monaco, Kamis (29/8/2019). (AFP / Valery Hache)

Alasan utama tidak adanya Liga Europa pekan ini adalah penerapan format baru dari UEFA. Seiring dengan perubahan format ketiga kompetisi utamanya, UEFA juga menambahkan ketentuan baru dimana setiap ajang mendapatkan pekan eksklusif tanpa diadakan kompetisi UEFA lainnya.

Pekan ini secara resmi ditetapkan sebagai pekan eksklusif untuk Liga Champions. Pertandingan-pertandingan Liga Champions musim ini akan digelar mulai dari Selasa malam hingga Jumat dini hari WIB, menjadikan seluruh perhatian sepak bola Eropa terfokus hanya pada satu kompetisi ini.

Lanjut Baca:

Namun, para penggemar tidak perlu menunggu terlalu lama. Pekan eksklusif Liga Europa telah dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan, tepatnya pada tanggal 24 dan 25 September, tanpa ada jadwal sepak bola Eropa pada hari Selasa sebelumnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya