Bob Vylan Bantah Rayakan Kematian Charlie Kirk, tapi Akui Mencacinya dengan Kata Kasar

Pernyataan ini langsung bikin heboh media sosial. Tak sedikit pula yang menyerang Bob Vylan. Bobby kemudian muncul di media sosialnya, dan menjelaskan tindakannya.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 17 September 2025, 13:00 WIB
Bob Vylan. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Duo punk-rap asal Inggris, Bob Vylan, kembali jadi pusat perhatian karena aksi panggungnya. Kali ini, berkaitan dengan mendiang Charlie Kirk, pendukung Donald Trump dan influencer konservatif sayap kanan yang tewas ditembak di Utah, AS, baru-baru ini. 

Dilansir dari Rolling Stone dan The Hollywood Reporter pada Selasa (16/9/2025), hal ini berawal dari penampilannya di Club Paradiso, Amsterdam, baru-baru ini. 

"I want to dedicate this next one to an absolute piece of s**t of a human being (Aku ingin mendedikasikan lagu ini untuk seseorang yang benar-benar merupakan s*mp*h)," kata member grup ini, Bobby Vylan

"The pronouns was/were," ia melanjutkan dengan kata kerja bentuk lampau, seakan mengejek Charlie Kirk yang sudah tiada. Ia melanjutkan, "Kalau kamu bicara jelek, kamu dihantam. Rest in p**s Charlie Kirk, you piece of sh**."

Pernyataan ini langsung bikin heboh media sosial. Tak sedikit pula yang menyerang Bob Vylan. Bob Vylan kemudian muncul di akun medsosya, memberikan penjelasan atas tindakannya. 


Klarifikasi dan Penolakan Bob Vylan

Charlie Kirk pada 2024. (JEFF KOWALSKY / AFP)

Bobby Vylan menyebut bahwa ia tak merayakan kematian Charlie Kirk. "Tidak ada satu pun momen selama pertunjukan kemarin di mana kematian Charlie Kirk dirayakan. Sama sekali tidak ada satu pun momen (kami melakukannya)," katanya.

Namun, Bob Vylan mengakui bahwa memang benar ia mencaci mendiang dengan kata-kata kasar. 

"Ya, aku memang memanggilnya seonggok t**. Itu benar. Tapi kami tidak merayakan kematiannya. Kalau kami melakukannya, cari kutipannya. Cari bukti bahwa kami memang merayakan kematiannya," kata Bob Vylan dalam videonya. 


Reaksi Club Paradiso

Club Paradiso telah merilis pernyataan terkait insiden ini yang dipublikasikan di situsnya. Bagi mereka, pernyataan ini adalah bentuk kebebasan bersuara.

“Pada hari Sabtu, 13 September, saat penampilannya di Paradiso, seniman Bob Vylan melontarkan pernyataan yang dianggap kasar dan menyinggung oleh banyak orang. Paradiso percaya pada kekuatan kebebasan artistik. Musik, khususnya punk, secara tradisional telah menjadi bentuk seni yang mengamplifikasi kemarahan, ketidakpuasan, dan ketidakadilan tanpa filter," kata pihak Club Paradiso.

Lanjut Baca:

Namun pihak Club menambahkan, bahwa tak lantas mereka mendukung pernyataan ini. "Di dunia yang sedang bergejolak, seniman terkadang memilih bahasa yang terdengar konfrontatif atau penuh kekerasan. Itu bagian dari ekspresi artistik, tetapi bukan bahasa yang secara otomatis kami dukung sebagai tempat pertunjukan,” pihak Club Paradiso menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya