Keseruan Penyandang Disabilitas Rayakan Hari Gigi dan Olahraga Nasional dengan Tanding Padel

Pada bulan September ada dua hari yang terkait kesehatan yakni Hari Gigi Nasional dan Hari Olahraga Nasional. Peringati kedua hari tersebut, para penyandang disabilitas dengan latar belakang atlet berbagai cabor bertanding padel.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 16 September 2025, 13:35 WIB
Keseruan Teman-Teman Disabilitas Peringati Hari Gigi dan Olahraga Nasional dengan Tanding Padel. Foto: ODMC.

Liputan6.com, Jakarta Teman-teman penyandang disabilitas di Jakarta memiliki cara unik untuk merayakan Hari Kesehatan Gigi dan Hari Olahraga Nasional. Dua peringatan hari tersebut jatuh di tanggal berbeda di bulan September.  

Para difabel yang terdiri dari atlet paralimpiade berbagai cabang olahraga (cabor) ini berkumpul di Lapangan Padel, East Kemang, Jakarta, pada Jumat, 12 September 2025 yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Gigi.

Tak hanya untuk bermain padel, tapi juga untuk bersenang-senang bersama.

Pertandingan ekshibisi inklusif bertajuk Smiles for Everyone ini melibatkan delapan peserta difabel, yakni:

  • Yongki Kamandi – Atlet Timnas Futsal Tuli Putra Indonesia
  • Tri Ratna Mon – Atlet Tolak Peluru Paralimpiade
  • Iky – Atlet Parabadminton 
  • Kirana – Influencer & aktivis inklusivitas 
  • Novi – Atlet Paraplegik 
  • Indah Permata — Atlet Angkat Besi Paralimpiade
  • Fila Alviana – Atlet Menembak Paralimpiade
  • Ivena A – Influencer/Sports Enthusiast. 

Para peserta bermain secara bergantian dalam empat pertandingan dengan durasi masing-masing sekitar 15–20 menit.

Acara ini tidak hanya menjadi perayaan olahraga semata, tetapi juga gerakan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesehatan tubuh dan jiwa termasuk gigi dan mulut.

“Gigi yang sehat adalah gerbang menuju tubuh yang sehat. Kondisi gigi sangat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan,” ujar dokter gigi sekaligus founder OMDC Group, Oktri Manessa, dalam ajang OMDC Padel Day itu.

“Dengan gigi yang terawat, tubuh lebih bugar dan jiwa lebih bahagia, memastikan semua orang, termasuk penyandang disabilitas, bisa merasakan ketiganya dan meraih kesehatan paripurna,” tambahnya.

Kedepankan Isu Inklusif

Keseruan Teman-Teman Disabilitas Peringati Hari Gigi dan Olahraga Nasional dengan Tanding Padel. Foto: ODMC.

Oktri menambahkan, acara ini ingin menyebarkan semangat untuk sehat bersama, berolahraga bersama, dan tersenyum bahagia bersama.

Berbeda dari perayaan olahraga pada umumnya, OMDC mengedepankan isu inklusif. Pasalnya, sehat dan bahagia adalah hak semua orang, termasuk penyandang disabilitas.

Sebagai simbol kebersamaan, acara ini menampilkan pertandingan ekshibisi inklusif dengan melibatkan delapan peserta difabel, mulai dari atlet hingga pemengaruh yang aktif menyuarakan isu inklusi.

Padel dipilih sebagai olahraga perayaan peringatan tahun ini karena kepopulerannya dinilai efektif untuk menyampaikan semangat sehat jiwa raga yang ingin disebarkan. Melalui Padel, pihak Oktri juga ingin menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga membahagiakan jiwa.

Mengenal Olahraga Padel

Padel merupakan olahraga raket yang memadukan elemen tenis dan squash. Cabor ini baru diperkenalkan di Indonesia sekitar tahun 2010-an. Bali jadi daerah yang pertama kali membuka pintu bagi perkembangan padel Tanah Air.

Sebelum berkembang menjadi olahraga populer kaum urban, padel semula dibawa oleh komunitas ekspatriat dari Spanyol serta Argentina.

Penyebarannya tergolong cepat lantaran permainan ini menawarkan dinamika yang unik dengan lapangan berdinding dan bola yang memantul.

Di samping itu, padel juga diminati karena memberi akses mudah bagi pemula dan bisa dimainkan secara berpasangan.

Hal ini membuat olahraga tersebut dipandang sebagai opsi aktivitas menarik, yang bukan hanya menyehatkan, tetapi juga bermanfaat mempererat hubungan sosial, seperti mengutip Bola Liputan6.com.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya