Akuisisi Saham NMI, Indomobil Siap Perluas Kapasitas Produksi Mobil

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usahanya PT National Assemblers mengakuisisi saham PT Nissan Motor Indonesia

oleh Arief AszhariDiterbitkan 16 September 2025, 08:03 WIB
Proses produksi kendaraan elektrifikasi GAC AION di pabrik milik Indomobil Group. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Liputan6.com, Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui anak usahanya PT National Assemblers mengakuisisi saham PT Nissan Motor Indonesia.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/8/2025), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk melalui anak usaha PT National Assemblers (NA) yang 99,9 persen sahamnya dimiliki oleh Perseroan menandatangani akta jual beli saham untuk mengambilalih saham milik Nissan Motor Co Ltd dalam Nissan Motor Indonesia (NMI) pada Jumat, 29 Agustus 2025.

"Setelah pengambilalihan saham dilakukan, NA akan memiliki 99,9 persen kepemilikan saham dalam NMI," ujar Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Jusak Kertowidjojo dalam keterbukaan informasi BEI.

Perseroan menyatakan akuisisi saham itu seiring meningkatkan kinerja usaha di Indomobil Group dengan menambahkan portofolio perusahaan yang bergerak di bidang perakitan kendaraan bermotor.

Ditemui terpisah, Jusak sendiri belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait proyeksi untuk pabrik NMI tersebut. Begitu juga dengan penambahan produksi, ataupun tambahan model apa saja yang bakal dirakit di pabrik milik Nissan tersebut.

"Kami sedang inventarisasi, kan baru beli jadi mesti dicek satu per satu, lalu harus ada repair segala macam dan sekarang lagi jalan," jelas Jusak, saat ditemui di pengumuman harga Aion UT di Gandaria City, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, menurut Jusak, setelah proses inventarisasi ini, baru nantinya bisa dibuat rencana (produksi kendaraan) dan model apa saja yang yang dirakit.

"Ini tahapnya baru inventarisasi, (butuh waktu) satu dua bulan," tukas Jusak.

Umumkan Rights Issue, Saham Indomobil Multi Jasa Ngacir

Sebelumnya, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue. Pada aksi tersebut, Indomobil Multi Jasa akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3 miliar saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp 200 per saham.

Dengan demikian, perseroan berpotensi mengantongi Rp 600 miliar dari rights issue. Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan kepada para pemegang saham atas aksi tersebut melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) yang akan diselenggarakan pada 14 April 2025.

Dana yang diperoleh dari hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan serta pengembangan usaha Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak.

Rencana PMHMETD IV ini diharapkan dapat berdampak positif bagi pertumbuhan usaha Perseroan, di mana PMHMETD IV ini akan memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kinerja keuangan Perseroan.

"Peningkatan modal Perseroan dalam jangka panjang diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha dan peningkatan hasil investasi bagi pemegang saham Perseroan," ungkap manajemen PT Indomobil Multi Jasa Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa, Kamis (6/3/2025).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya