Keputusan The Fed Jadi Fokus Wall Street Pekan Ini

Berikut sejumlah sentimen yang akan mempengaruhi perdagangan di wall street pekan ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 September 2025, 06:00 WIB
Ilustrasi wall street (Photo by Robb Miller on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Investor akan mencermati keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) pekan ini,

Mengutip Yahoo Finance, Senin (15/9/2025), bank sentral AS akan memprioritaskan pasar tenaga kerja yang mendingin meski inflasi yang tinggi memperumit situasi. Investor prediksi suku bunga bank sentral AS akan turun 25 basis poin (bps). Pasar berjangka menempatkan probabilitasnya di atas 90%, menurut perangkat CMEE FedWatch.

Hal ini menjadi landasan bagi pekan yang krusial bagi pasar, di mana keputusan the Fed dapat menentukan apakah reli masih memiliki ruang untuk berlanjut.

Selain the Fed, kalender ekonomi juga akan menampilkan pembaruan mingguan mengenai klaim pengangguran dan data manufaktur terbaru yang memberikan lebih banyak sinyal tentang kekuatan ekonomi.

Suku bunga KPR juga akan menjadi fokus setelah mencatat penurunan mingguan terbesar dalam setahun terakhir minggu ini. Rata-rata suku bunga KPR tetap 30 tahun turun menjadi 6,35% dari 6,5% pada minggu sebelumnya, menurut Freddie Mac.

 

Laporan Keuangan

Dalam file foto 11 Mei 2007 ini, tanda Wall Street dipasang di dekat fasad terbungkus bendera dari Bursa Efek New York. (Richard Drew/AP Photo)

Sementara itu, musim laporan keuangan hampir berakhir, tetapi beberapa indikator penting tetap ada. FedEx (FDX) menjadi sorotan, karena hasil dari raksasa pengiriman ini sering dianggap sebagai proksi untuk kesehatan perdagangan global dan ekonomi AS secara keseluruhan.

Investor juga akan mendapatkan pembaruan dari pengembang perumahan Lennar (LEN), raksasa makanan General Mills (GIS), dan operator restoran Darden (DRI).

Cracker Barrel (CBRL), yang telah menjadi berita utama dalam beberapa minggu terakhir karena perubahan citranya yang terus-menerus, melengkapi agenda yang lebih tenang.

Keputusan Besar The Fed

Pedagang bekerja di New York Stock Exchange saat Ketua Federal Reserve Jerome Powell berbicara setelah mengumumkan kenaikan suku bunga di New York, Amerika Serikat, 2 November 2022. (AP Photo/Seth Wenig)

Keputusan suku bunga The Fed, beserta konferensi pers Ketua Jerome Powell setelahnya, akan menjadi peristiwa ekonomi utama minggu ini.

Bersamaan dengan keputusan kebijakannya, The Fed akan merilis "dot plot" triwulanannya, sebuah gambaran singkat proyeksi para pembuat kebijakan terkait arah suku bunga.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Agustus menunjukkan tekanan harga yang kuat di berbagai kategori seperti makanan, kendaraan, dan barang-barang rumah tangga. Kopi, daging sapi, dan produk pertanian semuanya melonjak. Suku cadang mobil, furnitur, dan bahkan peralatan keras juga naik.

Namun, tidak semua tekanan ini terkait dengan tarif. Inflasi jasa juga tetap tinggi, dengan tarif penerbangan melonjak hampir 6%.

 

Data Ekonomi AS

Pedagang bekerja di New York Stock Exchange, New York, 10 Agustus 2022. (AP Photo/Seth Wenig, file)

Pada saat yang sama, pelemahan pasar tenaga kerja semakin sulit diabaikan. Klaim pengangguran baru saja mencapai level tertingginya dalam hampir empat tahun. Jumlah penggajian hanya tumbuh 22.000 pada Agustus, sementara revisi pemerintah juga mengungkapkan hampir 1 juta lebih sedikit lapangan kerja yang tercipta dalam 12 bulan hingga Maret 2025 dibandingkan laporan awal.

Hal ini membuat Powell menghadapi keseimbangan yang sulit: Memotong anggaran terlalu lambat dan berisiko menyebabkan penurunan tenaga kerja yang lebih dalam, atau bergerak terlalu cepat dan memicu kembali inflasi.

Data konsumen terbaru akan menambah gambaran bagi para pembuat kebijakan. Pada Selasa akan merilis laporan penjualan ritel Agustus, sebuah tolok ukur utama permintaan rumah tangga.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya