Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar, Ratusan Polisi Bakal Disebar Keliling Jakarta

Polda Metro Jaya akan melaksanakan patroli skala besar di Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (13/9/2025). Polisi mengerahkan 184 personel gabungan dari berbagai satuan untuk mendukung operasi tersebut.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiperbarui 14 September 2025, 00:03 WIB
Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar. ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya akan melaksanakan patroli skala besar di Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (13/9/2025). Polisi mengerahkan 184 personel gabungan dari berbagai satuan untuk mendukung operasi tersebut.

Kasiaga Biro Operasi Polda Metro Jaya, AKBP Aritonang menjelaskan patroli skala besar ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat interaksi dengan masyarakat.

“Patroli ini dibagi dua rayon. Rayon pertama rutenya dari Polda menuju Matraman, Pramuka, Jakarta Utara, Pelabuhan, Sunter, Kemayoran, Manggarai, Tebet dan Pancoran. Lalu kembali ke Polda," kata Aritonang dalam keterangannya.

Rayon kedua rutenya dari Polda menuju Kampung Melayu, Tebet Selatan, Lebak Bulus, Pondok Indah, Arteri Permata Hijau, Tentara Pelajar, Palmerah, Tomang, Harmoni, Monas dan kembali ke Polda.

Tiap Rayon Berisi 92 Polisi

Aritonang menjelaskan masing-masing rayon diperkuat 92 personel. Pasukan gabungan tersebut terdiri dari Brimob, Dalmas, Sabhara hingga unit Reserse Kriminal (Reskrim).

Patroli tidak hanya sekadar menjaga situasi kamtibmas, melainkan juga untuk berdialog dengan warga. Petugas akan menanyakan langsung kepada masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungannya.

"Kami kedepankan patroli dialogis. Anggota turun ke lapangan untuk menyapa masyarakat, mendengar informasi, keluhan atau masukan. Tujuannya agar Polri semakin dekat dengan warga," ujarnya.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk selalu bersikap humanis, siap siaga dan responsif. "Patroli ini harus siap, terlihat dan bermanfaat. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar, anggota selamat dan masyarakat merasa aman," katanya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya