Dirjen Bina Adwil Kemendagri Tinjau Langsung Siskamling di Semarang

Safrizal menegaskan keberadaan pos siskamling menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

oleh Tim NewsDiperbarui 13 September 2025, 11:08 WIB
Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA meninjau Pos Linmas Kelurahan Krobokan yang membawahi 13 RW dan 91 RT, serta Pos Kamling Kelurahan Bulu Lor di RW 11 RT 79 di Semarang, Jawa Tengah. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri melakukan monitoring sistem keamanan lingkungan (siskamling) di Kota Semarang.

Kunjungan ini dipimpin Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA, sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri terkait penguatan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman daerah.

Dalam agenda tersebut, Safrizal meninjau Pos Linmas Kelurahan Krobokan yang membawahi 13 RW dan 91 RT, serta Pos Kamling Kelurahan Bulu Lor di RW 11 RT 79. Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Pj. Sekda, Satpol PP, Kesbangpol, camat, lurah, serta perwakilan Polres dan Kodim setempat.

Safrizal menegaskan keberadaan pos siskamling menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

"Satlinmas dan siskamling adalah kunci kondusifitas wilayah dalam rangka penyelenggaraan trantibumlinmas. Dengan partisipasi masyarakat di tingkat RT dan RW, kita dapat menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” ujarnya.

 

Pentingnya Deteksi Dini Potensi Gangguan Keamanan

Safrizal juga mengingatkan pentingnya deteksi dini potensi gangguan keamanan dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, pos ronda dan posko induk Satlinmas di setiap RW merupakan bentuk nyata gotong royong yang perlu dipertahankan.

Berdasarkan data per 22 Agustus 2025, jumlah personel Satlinmas di Jawa Tengah mencapai 254.004 orang yang tersebar di 29 kabupaten, 6 kota, 576 kecamatan, 7.810 desa, dan 753 kelurahan.

“Dengan jumlah yang besar, Satlinmas harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung sistem keamanan berbasis masyarakat. Kehadiran mereka di setiap RW dan RT adalah ujung tombak terciptanya ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” tutup Safrizal.

Infografis Hemat Listrik, Kantong Aman Bumi Senang. (Liputan6.com/Triyasni)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya