Kilang Terbesar di Indonesia Siap Beroperasi 17 November 2025

Progres pembangunan RDMP Balikpapan capai 96,15 persen. Pertamina yakin kilang terbesar di Indonesia ini rampung pada Q4 2025.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 12 September 2025, 20:31 WIB
Proyek RDMP Kilang Pertamina Balikpapan Jadi Kilang Modern Ramah Lingkungan/Istimewa.

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menargetkan proyek Revamping Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, dapat mulai beroperasi pada 17 November 2025. Proyek senilai US$7,4 miliar ini akan menjadikan Kilang Balikpapan sebagai yang terbesar di Indonesia.

“Target untuk penyelesaian RDMP Balikpapan kami usahakan mulai start pada 10 November 2025, dan diharapkan pada 17 November sudah beroperasi,” ujar Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, dikutip dari Antara, Jumat (12/9/2025).

Proyek ini akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah dari 260 ribu barel per hari (kbpd) menjadi 360 kbpd.

Komisaris Utama Pertamina, Mochammad Iriawan, menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar dapat diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada akhir 2025.

Untuk itu, ia menugaskan Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis, Agung Wicaksono, untuk memastikan progres percepatan di lapangan.

Iriawan menegaskan, RDMP Balikpapan merupakan bagian penting dari realisasi Astacita Presiden Prabowo, khususnya terkait ketahanan energi nasional.

 

Progres Proyek RDMP Balikpapan Capai 96,15 Persen

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan telah siap menyambungkan kilang eksisting dengan kilang baru. (Foto: Pertamina)

Pertamina optimistis pembangunan RDMP Balikpapan rampung pada kuartal IV-2025. Menurut Senior Officer I Media Communication Pertamina, Bagja Mahendra, progres proyek per awal Agustus 2025 telah mencapai 96,15 persen.

Saat ini, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) sedang mempercepat penyelesaian sejumlah fasilitas, termasuk Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), RFCC-LPG, Propylene Recovery Unit (PRU), serta infrastruktur pendukung lainnya.

KPB menargetkan unit RFCC dapat selesai dan mulai beroperasi pada November 2025, sehingga mendukung operasional penuh kilang sesuai jadwal.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, Pertamina berharap kapasitas produksi nasional meningkat signifikan, sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya