Personel militer memberi isyarat saat berjaga-jaga di sepanjang jalan selama jam malam yang diberlakukan untuk memulihkan ketertiban dan keamanan di Kathmandu, Nepal pada 12 September 2025. (Pedro Pardo/AFP)
Militer Nepal terus berupaya memulihkan keamanan menyusul kerusuhan anti-pemerintah yang mengguncang negara itu sejak Senin (8/9/2025). (Pedro Pardo/AFP)
Untuk menekan kerusuhan, militer Nepal mengambil alih operasi keamanan nasional, memberlakukan jam malam dan membatasi aktivitas warga di berbagai wilayah. (Pedro Pardo/AFP)
Warga diminta tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan mendesak. (Pedro Pardo/AFP)
Berbagai ruas jalan utama di Kathmandu, Nepal dijaga personel militer bersenjata lengkap. (Pedro Pardo/AFP)
Sebelumnya, gelombang protes besar-besaran, yang dipimpin generasi muda “Gen Z”, pecah pada Senin (8/9/2025) yang berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri K.P. Sharma Oli pada Selasa (9/9/2025). Protes dipicu dugaan korupsi pemerintah serta larangan sementara penggunaan media sosial. (Pedro Pardo/AFP)
Sedikitnya 22 orang tewas, dan sekitar 100 lainnya luka-luka, akibat bentrokan antara pengunjuk rasa dan personel keamanan di Kathmandu, Nepal. (Pedro Pardo/AFP)