Keamanan Nepal Mulai Pulih Pasca-Aksi Protes Gen Z

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 12 September 2025, 12:55 WIB
Keamanan Nepal Mulai Pulih Pasca-Aksi Protes Gen Z
Militer Nepal terus berupaya memulihkan keamanan menyusul kerusuhan anti-pemerintah yang mengguncang negara itu sejak Senin (8/9/2025). Untuk menekan kerusuhan, militer Nepal mengambil alih operasi keamanan nasional, memberlakukan jam malam dan membatasi aktivitas warga di berbagai wilayah. Warga diminta tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan mendesak. Berbagai ruas jalan utama di Kathmandu, Nepal dijaga personel militer bersenjata lengkap. Sebelumnya, gelombang protes besar-besaran, yang dipimpin generasi muda “Gen Z”, pecah pada Senin (8/9/2025) yang berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri K.P. Sharma Oli pada Selasa (9/9/2025). Protes dipicu dugaan korupsi pemerintah serta larangan sementara penggunaan media sosial. Sedikitnya 22 orang tewas, dan sekitar 100 lainnya luka-luka, akibat bentrokan antara pengunjuk rasa dan personel keamanan di Kathmandu, Nepal.
Personel militer memberi isyarat saat berjaga-jaga di sepanjang jalan selama jam malam yang diberlakukan untuk memulihkan ketertiban dan keamanan di Kathmandu, Nepal pada 12 September 2025. (Pedro Pardo/AFP)
Militer Nepal terus berupaya memulihkan keamanan menyusul kerusuhan anti-pemerintah yang mengguncang negara itu sejak Senin (8/9/2025). (Pedro Pardo/AFP)
Untuk menekan kerusuhan, militer Nepal mengambil alih operasi keamanan nasional, memberlakukan jam malam dan membatasi aktivitas warga di berbagai wilayah. (Pedro Pardo/AFP)
Warga diminta tetap berada di rumah kecuali untuk keperluan mendesak. (Pedro Pardo/AFP)
Berbagai ruas jalan utama di Kathmandu, Nepal dijaga personel militer bersenjata lengkap. (Pedro Pardo/AFP)
Sebelumnya, gelombang protes besar-besaran, yang dipimpin generasi muda “Gen Z”, pecah pada Senin (8/9/2025) yang berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri K.P. Sharma Oli pada Selasa (9/9/2025). Protes dipicu dugaan korupsi pemerintah serta larangan sementara penggunaan media sosial. (Pedro Pardo/AFP)
Sedikitnya 22 orang tewas, dan sekitar 100 lainnya luka-luka, akibat bentrokan antara pengunjuk rasa dan personel keamanan di Kathmandu, Nepal. (Pedro Pardo/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya