Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Budi Gunawan meminta Kejaksaan Agung menjemput mantan presiden Jokowi karena korupsi selama dua periode. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 12 September 2025.
Advertisement
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
"Budi Gunawan Meminta Ke Jaksa Agung Jemput Paksa Jokowi Untuk Mempertanggung Jawaban atas Korupsi Yang Dilakukannya Selama Dua Periode Menjabat"
Lalu benarkah postingan artikel Budi Gunawan meminta Kejaksaan Agung menjemput mantan presiden Jokowi karena korupsi selama dua periode?
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah Gelora.co dengan menggunakan foto dan waktu unggahan yang sama dengan postingan.
Namun dalam artikel asli berjudul "Publik Berhak Tahu Alasan Pencopotan Budi Gunawan".
Artikel ini sama sekali tidak membahas permintaan Mantan Menko Polkan Budi Gunawan pada Jaksa Agung untuk menangkap mantan presiden Jokowi karena korupsi selama dua periode.
Cek fakta artikel Budi Gunawan minta Jaksa Agung jemput paksa Jokowi karena korupsi.
Artikel asli membahas pernyataan politikus PSI, Sugeng Teguh Santoso terkait alasan pencopotan Budi Gunawan dari kabinet.
Sumber:
https://www.gelora.co/2025/09/publik-berhak-tahu-alasan-pencopotan.html
Kesimpulan
Postingan artikel Budi Gunawan meminta Kejaksaan Agung menjemput mantan presiden Jokowi karena korupsi selama dua periode adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.