Gaya Baru Eks Wamenaker Noel, Pakai Peci Usai Dua Pekan jadi Tersangka: Biar Keren

Di awal ditetapkan sebagai tersangka, Noel sempat menangis terisak saat diperlihatkan ke publik.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 11 September 2025, 17:24 WIB
Immanuel Ebenezer alias Noel Pakai Peci Diperiksa KPK (Foto: Radityo/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan kali ini dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.

Pantauan di Gedung KPK, Kamis (11/9/2025), ada yang berbeda dengan penampilan Noel saat diperiksa KPK kali ini. Selain mengenakan rompi oranye, dia mengenakan peci hitam.

 

Pakai Peci Biar Keren

Immanuel Ebenezer alias Noel Pakai Peci Diperiksa KPK (Foto: Radityo/Liputan6.com)

Noel tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan sekitar pukul 13.50 WIB dan selesai diperiksa sekira pukul 16.30 WIB.

Saat ditanya awak media alasan menggunakan peci, Noel beralasan agar tampak keren. Selain itu, peci dinilainya sebagai simbol.

"Lebih enak saja, biar keren. Ini simbol," kata Noel di Gedung Merah Purih KPK, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Namun Noel tidak mengutarakan lebih jauh apa yang dimaksudnya sebagai simbol. Dia langsung digelandang masuk ke mobil tahanan.

Pemeriksaan Ketiga Noel Sebagai Tersangka

Immanuel Ebenezer alias Noel Pakai Peci Diperiksa KPK (Foto: Radityo/Liputan6.com)

Sebagai informasi, hari ini adalah kali ketiga Noel sebagai tersangka. Noel ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 pelaku lainnya yaitu Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Gerry Aditya Herwanto Putra, Sub Koordinator Keselamatan Kerja Ditjen Bina K3 Subhan, dan Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Anita Kusumawati.

Kemudian, Ditjen Binwasnaker dan K3 Fahrurozi, Direktur Bina Kelembagaan Hery Sutanto, Subkoordinator Sekarsari Kartika Putri, Koordinator Supriadi, dan dua pihak PT KEM Indonesia Temurila serta Miki Mahfud.

Total, sebanyak 24 kendaraan sudah disita KPK.

Infografis Tangisan Sesal Immanuel Ebenezer. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya