Liputan6.com, Jakarta Kepercayaan akan adanya energi negatif atau gangguan gaib di sekitar lingkungan tempat tinggal telah melahirkan berbagai upaya perlindungan, salah satunya melalui pemanfaatan tanaman. Sejak dahulu kala, masyarakat Indonesia, khususnya, memiliki keyakinan kuat terhadap kekuatan mistis beberapa jenis flora. Tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai penghias, tetapi juga dianggap memiliki kemampuan spiritual untuk menolak bala dan energi jahat.
Fenomena ini bukan sekadar mitos belaka, melainkan telah menjadi bagian dari warisan budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai sumber dan cerita rakyat menyebutkan bahwa ada beberapa jenis tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala, mampu menciptakan aura positif serta melindungi penghuni rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan. Keyakinan ini seringkali diperkuat oleh pengalaman personal atau cerita dari generasi sebelumnya.
Advertisement
Lantas, tanaman apa sajakah yang diyakini memiliki kekuatan penolak bala tersebut? Bagaimana pula cara kerja atau alasan di balik kepercayaan masyarakat terhadap khasiat spiritual tanaman-tanaman ini? Liputan6 akan mengulas lebih dalam mengenai lima jenis tanaman yang paling sering disebut-sebut sebagai pelindung rumah dari gangguan gaib dan energi negatif. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Rabu (10/9/2025).
1. Daun Kelor
Daun kelor (Moringa oleifera) sangat populer di Indonesia karena mitosnya sebagai penangkal setan. Masyarakat secara luas percaya bahwa menyebarkan daun kelor di sekitar rumah atau tempat yang dianggap angker dapat membuat makhluk halus menjauh. Kepercayaan ini telah mengakar kuat dalam berbagai tradisi lokal.
Tidak hanya itu, daun kelor juga dipercaya mampu menetralkan ilmu hitam yang mungkin masuk ke dalam rumah. Tanaman ini diyakini dapat membuka aura positif bagi penghuninya, menciptakan suasana yang lebih damai dan terlindungi. Oleh karena itu, daun kelor kerap digunakan dalam berbagai ritual, termasuk mandi menolak bala, sebagai upaya membersihkan diri dari energi negatif.
Penggunaan daun kelor sebagai tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala menunjukkan bagaimana kearifan lokal memadukan fungsi praktis dengan aspek spiritual. Meskipun secara ilmiah belum terbukti, keyakinan ini tetap hidup dan dipraktikkan oleh sebagian masyarakat sebagai bagian dari perlindungan diri dan keluarga.
2. Bambu Kuning
Bambu kuning atau pring gading telah lama dipercaya sebagai tanaman penangkal bala dalam budaya Jawa. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam praktik feng shui karena dianggap sebagai simbol keberuntungan, keseimbangan, dan perlindungan. Kehadirannya diyakini membawa harmoni ke dalam lingkungan rumah.
Masyarakat percaya bahwa bambu kuning mampu menangkis energi jahat seperti santet dan gangguan jin. Dalam kepercayaan tradisional, tanaman ini dipercaya memancarkan aura positif yang kuat, menciptakan benteng spiritual di sekeliling rumah. Ini menjadikannya salah satu tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala yang populer.
Selain berfungsi sebagai penghias taman atau pagar rumah, bambu kuning juga dipercaya mampu menolak maling atau pencuri. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa bambu kuning tidak hanya melindungi dari hal-hal gaib, tetapi juga dari ancaman fisik, menjadikannya pilihan tanaman multifungsi bagi mereka yang percaya pada khasiatnya.
3. Pohon Bidara
Pohon bidara (Ziziphus mauritiana) memiliki reputasi kuat sebagai tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala. Daun bidara diyakini mampu mengusir makhluk halus, guna-guna, sihir, hingga pelet. Kepercayaan ini tersebar luas di berbagai kalangan masyarakat yang mengandalkan perlindungan spiritual.
Saat malam hari, pohon bidara konon mengeluarkan energi positif yang berfungsi mengusir ilmu hitam. Dalam Primbon Jawa, masyarakat Jawa Kuno percaya tanaman ini berguna untuk menangkal energi negatif dan gangguan mistis. Pohon bidara juga dianggap sebagai pelindung rumah dari jin dan makhluk gaib lainnya yang berniat jahat.
Daun dari pohon bidara juga sering digunakan dalam air mandi ruqyah, menunjukkan perannya dalam praktik penyembuhan spiritual. Kepercayaan terhadap pohon bidara sebagai tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala menjadikannya salah satu pilihan utama bagi mereka yang mencari perlindungan dari ancaman tak kasat mata.
4. Mawar
Bunga mawar, yang dikenal akan keindahannya, juga dipercaya memiliki kemampuan spiritual. Dalam praktik feng shui dan kepercayaan lokal, mawar diyakini mampu menyerap dan menetralisir energi negatif yang ada di sekeliling rumah. Hal ini menjadikan mawar sebagai tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala yang sekaligus mempercantik lingkungan.
Warna-warna cerah dari bunga mawar, seperti merah dan pink, dianggap dapat menyalurkan aura buruk ke tanah, menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam rumah tangga. Mawar merah, khususnya, dikenal memiliki aura energi yang kuat, sering digunakan dalam upacara spiritual atau pembersihan diri. Ini menunjukkan bahwa mawar tidak hanya indah, tetapi juga fungsional secara spiritual.
Mawar merah rupanya dapat menangkal dan menyerap energi negatif di sekitarnya, mirip dengan kaktus. Kehadiran mawar di rumah tidak hanya menambah estetika, tetapi juga memberikan perlindungan spiritual bagi penghuninya, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari kombinasi keindahan dan khasiat penolak bala.
5. Kaktus
Meskipun memiliki bentuk berduri, kaktus menjadi salah satu tanaman yang paling ditakuti setan dan jin. Tanaman ini disebut dapat menyerap energi negatif di sekitarnya sehingga membuat gangguan-gangguan gaib hilang. Keunikan bentuknya justru menjadi kekuatan dalam kepercayaan ini.
Dalam feng shui dan kepercayaan lokal, kaktus diyakini sebagai pelindung dari energi jahat karena bentuk durinya yang tajam. Kaktus mampu menolak energi jahat secara alami, berfungsi seperti pagar energi spiritual. Ini memberikan rasa aman bagi penghuni rumah yang menanamnya.
Tumbuhan berduri ini juga dipercaya dapat menetralisir serangan santet, sihir, ataupun pelet. Dengan demikian, kaktus tidak hanya menjadi tanaman hias yang minim perawatan, tetapi juga sebuah benteng alami yang melindungi rumah dari berbagai ancaman spiritual. Kaktus adalah contoh lain dari tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala.
Berbagai jenis tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala ini menunjukkan kekayaan kepercayaan dan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga keseimbangan spiritual di lingkungan mereka. Meskipun dasar ilmiahnya mungkin tidak selalu ada, nilai-nilai budaya dan psikologis yang terkandung di dalamnya tetap relevan. Kehadiran tanaman-tanaman ini tidak hanya memperindah rumah, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi penghuninya, sejalan dengan keyakinan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
People Also Ask
1. Tanaman apa saja yang dipercaya sebagai penolak bala?
Jawaban: Beberapa tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala antara lain daun kelor, bambu kuning, pohon bidara, mawar, dan kaktus.
2. Bagaimana daun kelor dipercaya dapat menolak bala?
Jawaban: Daun kelor dipercaya dapat menetralkan ilmu hitam, membuka aura positif, dan sering digunakan dalam ritual mandi menolak bala.
3. Mengapa bambu kuning dianggap sebagai penangkal bala?
Jawaban: Bambu kuning diyakini memancarkan aura positif yang kuat, mampu menangkis energi jahat seperti santet, dan bahkan dipercaya menolak maling.
4. Apa khasiat pohon bidara dalam kepercayaan masyarakat?
Jawaban: Pohon bidara dipercaya bisa mengusir makhluk halus, guna-guna, sihir, dan melindungi rumah dari jin serta makhluk gaib lainnya.
5. Bagaimana kaktus dapat berfungsi sebagai penolak bala?
Jawaban: Kaktus dengan durinya yang tajam diyakini dapat menyerap energi negatif, menolak energi jahat, dan menetralisir serangan santet atau sihir.