Kementerian HAM Apresiasi Langkah Cepat Kemensos Rehabilitasi Korban Unjuk Rasa

Dalam upaya rehabilitasi korban, Kemensos telah melakukan langkah-langkah pemulihan korban sesuai dengan program-program yang ada.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 04 September 2025, 21:55 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima kunjungan Menteri HAM Natalius Pigai di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memberikan apresiasi kepada Kementerian Sosial (Kemensos) atas langkah cepat dalam melakukan rehabilitasi atau pemulihan korban pasca unjuk rasa. 

Menteri HAM Natalius Pigai menyebut, pemulihan korban menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud negara hadir memenuhi kebutuhan hak asasi bagi seluruh warga negara Indonesia.

“Saya apresiasi dan saya bangga dengan Menteri Sosial, karena (ini) amanat Presiden untuk memulihkan korban pasca peristiwa,” ujarnya usai bertemu dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Pigai menambahkan pemulihan diberikan kepada seluruh warga negara baik dari unsur masyarakat maupun petugas.

“Tujuannya adalah pemulihan, karena bagaimanapun Pemerintah dengan rakyat adalah satu keluarga besar, memiliki denyut nadi yang sama dalam kerangka tubuh besar bernama Republik Indonesia,” tegasnya.

Dalam upaya rehabilitasi korban, Kemensos telah melakukan langkah-langkah pemulihan korban sesuai dengan program-program yang ada. Sedangkan dalam penanganan aspek hukum, Kementerian HAM juga melakukan pendampingan dan monitoring serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kalau soal penanganan proses hukum berbasis HAM kami sudah lakukan pertemuan dengan Kapolri dan jajarannya, kami juga sudah melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh HAM di Republik Indonesia, tokoh yang dimaksud adalah punggawa HAM Republik Indonesia untuk menjaga check and balance supaya pelayanan pemerintah selalu selaras, seirama, senapas dengan koridor dan prinsip-prinsip HAM,” jelas Pigai.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima kunjungan Menteri HAM Natalius Pigai di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Mensos Gus Ipul menjelaskan bahwa ada tiga hal dalam upaya pemulihan korban pasca konflik sosial, yaitu perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan sosial.

Pada perlindungan dan jaminan sosial, Kemensos memberikan bantuan sosial, advokasi sosial, maupun bantuan hukum. Kepada para korban, Kemensos memberikan santunan sebesar Rp15 juta untuk ahli waris korban meninggal dunia dan luka-luka sebesar Rp5 juta.

“Namun demikian tentu kita akan bisa tambah sesuai dengan kebutuhan yang ada nanti tetapi indeksnya sementara seperti itu,” terangnya.

Bantuan Sosial untuk Warga Sipil dan Aparat Kepolisian

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima kunjungan Menteri HAM Natalius Pigai di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Sementara untuk rehabilitasi sosial, korban diberikan dukungan psikososial, bantuan aksesibilitas, perawatan dan pengasuhan. Terakhir adalah upaya pemberdayaan untuk korban, program-program tersebut diberikan sesuai hasil asesmen, sehingga sesuai dengan kebutuhan korban.

“Nah sesuai arahan presiden tentu ini akan kita lakukan secara simultan, tidak hanya Kementerian Sosial tapi juga dengan kementerian-kementerian yang lain juga, salah satunya adalah dengan kementerian HAM,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara Kemensos, korban dari masyarakat terdiri atas tujuh orang meninggal dunia dan sembilan orang luka berat. Dari pihak petugas, enam orang dilaporkan mengalami luka berat.

“Sebagaimana tadi disampaikan yang namanya korban itu adalah semuanya warga bangsa ini, baik yang dari masyarakat maupun dari petugas, semuanya adalah warga bangsa ini. Yang dari warga ada tujuh yang wafat, sembilan yang luka berat. Dari aparat atau dari petugas yang ada masuk data ke kami, ada enam yang sekarang masih ada di rumah sakit dan itu juga cukup serius,” urainya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima kunjungan Menteri HAM Natalius Pigai di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Gus Ipul menyampaikan dalam upaya rehabilitasi korban, Kemensos melibatkan tenaga-tenaga terlatih untuk memberikan pendampingan.

“Jadi kita akan melibatkan sentra-sentra, kita melibatkan tenaga-tenaga terlatih kita untuk memberikan pendampingan, juga pemberdayaan, jadi nanti melibatkan seluruh sumber daya yang kita miliki, termasuk sumber daya manusia maupun sumber daya yang lain. Pada prinsipnya kita sudah punya mekanisme, kita sudah punya pengalaman,” tuturnya.

Kementerian Sosial sebelumnya telah menyalurkan santunan kematian dan bantuan sosial kepada ahli waris driver ojek online, Affan Kurniawan, pada Rabu 3 September 2025. Bantuan yang sama juga akan diberikan kepada korban unjuk rasa lainnya setelah tim menyelesaikan asesmen di lapangan.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya