Bukan Hanya Grimsby, Liverpool Juga Langgar Aturan Ketat Carabao Cup, Apa Hukumannya?

Liverpool memenangkan pertandingan putaran keempat mereka, mengalahkan Arsenal melalui adu penalti setelah bermain imbang 5-5 yang mendebarkan di Anfield.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 04 September 2025, 09:00 WIB
Harvey Elliot, Mohamed Salah, dan Darwin Nunez setelah pertandingan Liverpool vs Southampton di Anfield, Sabtu (8-3-2025). (Bola.com/liverpoolfc.com)

Liputan6.com, Jakarta - Grimsby Town sempat mengejutkan dunia sepak bola ketika mereka berhasil mengalahkan Manchester United 12-11 melalui adu penalti di babak kedua Piala Carabao. Hasil ini, sekaligus menjadi salah satu kejutan terbesar sepak bola Inggris.

Setan Merah sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol di babak kedua melalui Bryan Mbeumo dan Harry Maguire. Namun, mereka gagal mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti yang dramatis di Blundell Park.

Matheus Cunha menyia-nyiakan kesempatannya untuk memastikan kemenangan bagi United, sebelum serangkaian penalti sensasional yang membuat kedua kiper berhasil mengeksekusi tendangan penalti mereka.

Adu penalti berakhir ketika tendangaan pemain baru Mbeumo membentur mistar gawang. Namun, belakangan terungkap bahwa Grimsby menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam kemenangan bersejarah itu.

Mereka memasukkan Clarke Oduor sebagai pemain pengganti, yang bergabung sehari sebelumnya dengan status pinjaman dari Bradford City. Namun, ia didaftarkan satu menit setelah batas waktu yang ditetapkan English Football League atau EFL.


Tak Bermaksud Menipu dan Menyesatkan

Penyerang Grimsby Town, Charles Vernam merayakan golnya ke gawang Manchester United di ajang Carabao Cup (Nigel French/PA via AP)

EFL mengonfirmasi bahwa Grimsby melaporkan sendiri pelanggaran tersebut dan tidak bermaksud untuk menipu atau menyesatkan. Mereka telah didenda 20.000 pounds, dengan 10.000 pounds yang harus dibayarkan sekarang, dan 10.000 pounds lainnya ditangguhkan hingga akhir musim.

Grimsby bukan pertama kalinya menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat di Piala Liga. Pada tahun 2019, Liverpool menghadapi situasi serupa ketika mereka menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat untuk kemenangan mereka di putaran ketiga Piala Carabao atas MK Dons.


Tak Memiliki Izin Internasional

Liverpool hendak melepas gelandang asal Spanyol, Pedro Chirivella dengan kisaran harga 5 juta pound, dan dua klub Championship Nottingham Forest dan Swansea City berminat mnggunakan jasa Pedro. (AFP/Glyn Kirk)

Mereka memasukkan gelandang Pedro Chirivella sebagai pemain pengganti, meskipun pemain Spanyol itu tidak memiliki izin internasional untuk bermain. Namun, ia terdaftar satu menit setelah batas waktu pukul 12.00 BST yang ditetapkan oleh EFL.

EFL memutuskan bahwa mendiskualifikasi Liverpool dari kompetisi tersebut tidaklah tepat karena 'faktor-faktor yang meringankan'. Sebaliknya, Liverpool didenda sebesar 200.000 pounds, yang setengahnya ditangguhkan hingga akhir musim berikutnya.


Tidak Lakukan Pelanggaran Lebih Lanjut

Liverpool,Pedro Chirivella (Lkiri) mencoba menghalangi pergerakan pemain West Ham United, Mark Noble pada laga Piala FA di Stadion Boleyn Ground, Rabu (10/2/2016) dini hari WIB. (AFP/Glyn Kirk)

Mereka tidak perlu membayar sisa 100.000 pounds, karena mereka tidak melakukan pelanggaran lebih lanjut selama masa skorsing 18 bulan tersebut. Liverpool kemudian memenangkan pertandingan putaran keempat mereka, mengalahkan Arsenal melalui adu penalti setelah bermain imbang 5-5 yang mendebarkan di Anfield.

Perjalanan mereka berakhir di perempat final di Villa Park, ketika susunan pemain termuda Liverpool menderita kekalahan 0-5 dari Aston Villa. Dengan para pemain senior Jurgen Klopp yang sedang bermain tandang di Piala Dunia Antarklub, mereka mengalami kekalahan telak di Midlands.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya