Saksikan Sinetron Wanita Istimewa Episode Rabu 3 September Pukul 21.35 WIB di SCTV, Mirsa Sadar Hidupnya Tak Boleh Hancur

Saksikan Sinetron Wanita Istimewa Episode Rabu 3 September Pukul 21.35 WIB di SCTV, Mirsa Sadar Hidupnya Tak Boleh Hancur

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 03 September 2025, 20:15 WIB
Sinetron Wanita Istimewa tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Mirsa menatap ponselnya yang sudah hancur—benda itu seakan mencerminkan perasaannya saat ini. Tapi dia sadar, hidupnya tidak boleh ikut hancur. Dia harus bangkit. Radit sudah terlalu jauh mempermainkan perasaannya, dan kini saatnya Mirsa mengakhiri semua ini. Dengan tekad bulat, dia mulai memikirkan langkah apa yang harus diambil selanjutnya.

Usai menunaikan salat, Mirsa duduk bersimpuh, menengadahkan tangan dan mulai berdoa sambil menangis. Air mata tak terbendung, seiring ia memohon petunjuk dari Allah.

Kini ia hanya bisa pasrah. Jika memang ini saatnya untuk merelakan, ia hanya ingin diberi kekuatan untuk menjadi manusia yang ikhlas. Ikhlas melepas semua yang hanya titipan—termasuk sang suami yang selama ini ia perjuangkan.

Di sisi lain, Ranti tengah menyiapkan makan malam untuk Reza dan Aurel. Namun Reza tampak tidak berselera. Melihat itu, Aurel mengira ayahnya sedang sakit dan mencoba menyuapi dengan manja. Tapi tiba-tiba, Ranti mengambil alih, menawarkan diri untuk menyuapi Reza sambil menyuruh Aurel tidur lebih awal.

 


Reza Menolak Disuapi Ranti

Sinetron Wanita Istimewa tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Namun saat Ranti hendak menyuapi, Reza malah menolak secara halus. Ia bilang tidak perlu—semua itu terasa berlebihan baginya. Wajah ceria Ranti seketika berubah. Ia diam, kesal dengan penolakan Reza yang terasa menusuk.

Sementara itu, Pramana datang dengan maksud ingin memberikan hadiah pada Akira. Namun langkahnya terhenti ketika ia melihat Karina menangis. Nalurinya ingin menghampiri dan menghibur, tapi belum sempat bergerak, Radit muncul dari dalam kamar dan langsung memeluk Karina erat-erat.

Pramana terpaku. Ia menyaksikan semuanya dengan perasaan campur aduk. Ada rasa marah, kecewa, dan kesal. Baginya, Karina terlalu mudah tersentuh oleh perhatian palsu dari Radit—mudah luluh oleh kata-kata manis yang entah tulus atau tidak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya