Liputan6.com, Jakarta Jamie Vardy akhirnya resmi memulai petualangan barunya di Serie A bersama Cremonese. Setelah 13 tahun membela Leicester City, ia datang sebagai pemain bebas transfer.
Kedatangan Vardy langsung mencuri perhatian publik Italia. Bahkan di bandara Milan, penyerang berusia 38 tahun Inggris itu disambut meriah oleh para suporter sebelum melanjutkan perjalanan ke Cremona.
Advertisement
Kabar ini semakin menarik bagi publik Indonesia. Sebab, Vardy kini menjadi rekan satu tim Emil Audero. Kiper timnas Indonesia itu lebih dulu bergabung dengan Cremonese dan langsung mencuri perhatian di awal musim.
Perjalanan Baru Sang Legenda
Cremonese mengikat Vardy dengan kontrak satu tahun, disertai opsi perpanjangan semusim lagi. Ia pun sempat berpose dengan biola, simbol khas kota Cremona yang dikenal sebagai “City of Violins.”
Momen itu juga dijadikan lelucon dengan sebutan “StradiVardy,” merujuk pada biola legendaris Stradivarius. Aksi ini sederhana, tapi sarat makna, menandai awal era baru bagi sang bomber.
Vardy datang dengan status bebas transfer usai kontraknya di Leicester tak diperpanjang. Kepergiannya menutup perjalanan 13 tahun penuh cerita, termasuk 200 gol dalam 500 pertandingan resmi.
Audero dan Vardy di Panggung Serie A
Cremonese bukanlah klub besar, melainkan tim promosi yang baru saja kembali ke Serie A lewat jalur play-off. Namun, atmosfer di tim ini sedang tinggi, usai menang 2-1 di San Siro melawan Milan dan menekuk Sassuolo 3-2.
Gabungnya Vardy diyakini bisa menambah pengalaman sekaligus mental juara di skuad muda Cremonese. Kehadirannya juga menjadi kabar baik bagi Audero, yang kini punya sosok senior bermental baja di ruang ganti.
Publik Indonesia tentu akan menanti kombinasi unik ini. Audero sebagai wakil Garuda di Serie A kini memiliki tandem legendaris Premier League yang siap berbagi cerita dan pengalaman.
Sumber: Football Italia