Tak Ada Polisi, Pangdam XIV Hasanuddin Temui Ribuan Pengunjuk Rasa di Makassar

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (1/9/2025).

oleh FauzanDiperbarui 01 September 2025, 17:07 WIB
Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno saat menemui mahasiswa. (Liputan6.com/ Fauzan)

Liputan6.com, Makassar - Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (1/9/2025). Aksi ini digelar dalam rangka menyoroti tindakan represif aparat kepolisian dan berbagai kebijakan DPR dan Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, di kawasan jembatan layang, pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Urip Sumoharjo, para demonstran menutup jalan dan membakar ban. Mereka juga melakukan orasi secara bergantian dan membentangkan spanduk berisi tuntutan mereka masing-masing.

"Bubarkan DPR jika tidak ingin mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset," kata mahasiswa dalam orasinya.

Meski menyebabkan kemacetan, aksi ribuan mahasiswa yang digelar sejak siang ini berlangsung secara damai.

Sekitar pukul 17.00 Wita, Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno hadir di tengah-tengah massa untuk membagikan air minum dan berdiskusi dengan mahasiswa yang menggelar demonstrasi.

"Kita di sini dalam rangka melihat situasi dan kondisi sesuai komitmen kita kemarin. Alhamdulillah, hari Senin tanggal 1 ini demo berjalan dengan baik, aman, dan lancar," kata Windiyatno kepada wartawan di lokasi demo mahasiswa Makassar.

Dia menjelaskan bahwa, pihaknya bersama pihak kepolisian telah melakukan patroli di titik-titik aksi di Kota Makassar. Jenderal TNI bintang dua itu menyebut setidaknya telah mengunjungi 8 titik aksi demonstrasi.

"Ada di berbagai tempat yang tadi kita kunjungi. Kita pakai motor, jadi kita keliling ada 8 titik. Alhamdulillah semuanya tertib, tidak seperti kemarin. Semuanya bisa mengendalikan diri dengan baik," ucapnya.

Windiyatno berharap, seluruh mahasiswa dan organisasi yang menggelar aksi di Kota Makassar ini bisa menaati aturan yang ada dalam menyampaikan pendapat. Salah satunya adalah membubarkan diri secara tertib sebelum pukul 18.00 Wita.

"Kami berharap sesuai undang-undang saja. Karena dalam undang-undang, menyampaikan pendapat di muka umum itu kalau tidak salah sampai pukul 18.00. Setelah itu mereka bisa kembali," ucapnya.

'Saya yakin mereka kemarin sudah bertemu dengan kita, sudah membuat komitmen. Saya yakin mereka orang yang berpendidikan, orang yang punya wawasan. Tentunya mereka juga tidak akan melanggar," imbuhnya.

Saat ditanya mengenai antisipasi massa penyusup dalam aksi damai ribuan mahasiswa di Makassar ini, Windiyatno mengaku sejauh analisa pihak TNI tidak teridentifikasi ada hal tersebut.

"Alhamdulillah kelihatannya tidak ada. Semuanya murni, alhamdulillah. Dari mereka juga menyampaikan akan menjaga kelompok mereka supaya tidak tersusupi. Karena mereka juga punya harga diri," dia memungkasi.

 

Tak Ada Polisi

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (1/9/2025). (Liputan6.com/ Fauzan)

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, tak ada polisi berseragam di lokasi demonstrasi. Menurut Windiyatno, hal itu karena pihak kepolisian tengah fokus mengungkap insiden kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di sejumlah titik vital di Kota Makassar pada Jumat (29/8/2025).

"Polisi juga sama, polisi juga mengamankan apa yang menjadi perhatiannya, tadi pagi pun beliau sedang melaksanakan penyidikan yang berkaitan dengan jatuhnya korban, itu kan sesuai dengan perintah harus ditindak secara hukum yang berlaku," ungkapnya.

Lebih jauh, Windiyatno mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengerahkan ribuan TNI untuk membantu menjaga kondusifitas dalam berbagai aksi unjuk rasa di Kota Makassar.

"Khusus di Makassar kita ada 1.000 orang. Kalau secara keseluruhan ada 5.000. Karena wilayah kita di Kodam kan Sulsel dan Sultra," paparnya.

Infografis Kronologi Demo 28 Agustus 2025 Berujung Ricuh. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)
Infografis Titik-Titik Demo 29 Agustus 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya